LEDE KALUMBANG,BTN– 27 Februari 2026 – Isak tangis pecah seketika saat mobil ambulans yang membawa jenazah korban kecelakaan lalu lintas (lakalantas) asal Denpasar, Bali, memasuki gerbang kediaman di wilayah Lede Kalumbang hari ini. Perjalanan panjang dari Pulau Dewata berakhir dengan kepulangan almarhum Arianto Bulu Lero,dalam balutan kain kafan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

​Sejak pagi hari, suasana di sepanjang rute Lede Kalumbang tampak berbeda. Puluhan warga dan kerabat sudah berdiri di pinggir jalan, menantikan kedatangan rombongan jenazah yang dikabarkan berangkat dari Bali akan kembali ke Sumba Barat daya

​Tepat pada pukul  17:59 WITA, sirine ambulans terdengar sayup-sayup sebelum akhirnya nampak di tikungan jalan utama. Begitu pintu belakang ambulans dibuka, pihak keluarga tak kuasa menahan histeria. Pelukan duka dan doa-doa pendek meruap di udara, menyambut sosok yang selama ini merantau namun harus pulang dalam kondisi tak bernyawa.

​Sebagaimana diketahui, almarhum menjadi korban dalam insiden kecelakaan maut yang terjadi di kawasan Denpasar, Bali beberapa hari lalu. Proses pemulangan jenazah ini melibatkan koordinasi yang cukup intens antara pihak kepolisian Bali, pihak rumah sakit, serta paguyuban keluarga di rantau.

​”Proses administrasi dan perjalanan darat-laut cukup memakan waktu, namun syukurlah hari ini jenazah bisa tiba dengan selamat di Lede Kalumbang melalui rute yang telah direncanakan. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang membantu mempermudah jalan pulang bagi saudara kami ini,” ujar salah satu perwakilan keluarga dengan nada getir.

​Di mata para tetangga dan kerabat di Lede Kalumbang, korban dikenal sebagai pribadi yang ramah serta pekerja keras dan setia kawan,Kepergiannya yang mendadak akibat lakalantas ini meninggalkan lubang besar di hati orang-orang terdekatnya.

​”Beliau orang baik, pamit merantau untuk merubah nasib keluarga. Kami semua sangat kehilangan,” tutur salah seorang warga setempat yang turut menjemput jenazah di jalan.

​Saat ini, jenazah telah disemayamkan di rumah duka untuk menjalani prosesi adat dan keagamaan. Bendera telah terpasang di beberapa titik menuju kediaman sebagai tanda duka cita yang mendalam.

​Rencananya, prosesi pemakaman akan dilangsungkan pada.

  • ​Hari/Tanggal: 28/02/2026
  • ​Waktu: setelah selesai dipersiapkan adat dan ke agamaan
  • ​Tempat: Pemakaman Umum

​Pihak keluarga memohon doa dari seluruh masyarakat agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan yang luar biasa dalam menghadapi cobaan ini.

Eman ledu