LUWUK — BTN 29/09/2026-Pimpinan Redaksi Media Berantastipikornews.co.id, Hermanius Burunaung, C.BJ., C.EJ., C.In., menyampaikan protes keras atas sikap apatis manajemen SPBU Soping (No. Registrasi: 74.947.24/73.94702) yang memilih bungkam total saat dikonfirmasi terkait dugaan skandal pengurasan Bio Solar bersubsidi di wilayah hukum Polresta.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

​Melihat ketiadaan itikad baik dan respon tertulis atas surat resmi bernomor 087/RED-BTN/KONFIRMASI/IX/2026, Hermanius secara terbuka mendesak PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi di Makassar untuk turun tangan dan menjatuhkan sanksi terberat berupa Pemutusan Hubungan Usaha (PHU) terhadap SPBU Soping.

​Hermanius menegaskan bahwa langkah redaksi melayangkan surat konfirmasi adalah kewajiban jurnalistik untuk menguji kebenaran informasi dan memberi ruang Hak Jawab, sebagaimana diatur ketat dalam Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

​”Sikap mengabaikan konfirmasi media resmi ini sangat mencurigakan. Ada apa di balik aksi tutup mulut pengelola SPBU Soping? Apakah bungkam ini bentuk pengakuan atas praktik pengetapan BBM bersubsidi yang marak terjadi di lokasi tersebut?” cetus Hermanius dengan penuh tanya.

​Berdasarkan investigasi mendalam tim redaksi di lapangan, terkuak indikasi kuat praktik pengetapan BBM bersubsidi jenis Bio Solar yang berlangsung secara terencana pada jam-jam rawan sekitar pukul 01.30 WITA dini hari.

​Dalam aksi pengetapan berulang tersebut, armada pengetap seperti kendaraan Isuzu Panther dan mobil L300 diduga menyedot kuota Bio Solar subsidi dengan volume rata-rata mencapai 3 hingga 4 ton per malam.

​Sistem pengawasan digital barcode Pertamina pun diduga kuat berhasil dibobol melalui manipulasi pergantian Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor (NRKB) ganda, seperti ditemukannya penggunaan plat nomor DN 8009 dan DN 8900 saat transaksi.

​Temuan tim investigasi lebih jauh mengindikasikan bahwa BBM bersubsidi hasil kurasan tersebut ditampung di sebuah gudang transit di belakang Mall Soping sebelum dipasok untuk kebutuhan alat berat perusahaan perkebunan kelapa sawit di wilayah Toili.

​Redaksi menengarai praktik perampokan BBM subsidi rakyat demi kepentingan industri ini dapat berjalan mulus akibat adanya ‘main mata’ atau keterlibatan oknum operator SPBU Soping yang sengaja melanggar SOP demi meraup keuntungan ilegal.

​Demi menjunjung transparansi dan akuntabilitas publik, Redaksi Berantastipikornews.co.id menantang pengelola SPBU Soping untuk membuka secara terbuka log transaksi digital barcode serta rekaman CCTV pada jam-jam rawan tersebut.

​Atas rentetan temuan memprihatinkan ini, Hermanius mendesak manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi di Makassar tidak tinggal diam dan segera mengirimkan tim audit internal ke SPBU Soping.

​Tidak hanya Pertamina, kasus dugaan kejahatan BBM bersubsidi ini juga didesak untuk ditindaklanjuti secara pidana oleh jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) setempat dan Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah.

​Hermanius menegaskan bahwa Berantastipikornews.co.id tetap konsisten berada di garis depan untuk membongkar praktik kejahatan BBM bersubsidi demi membela hak rakyat kecil dan mengawal uang negara.

Red