BALUT SULAWESI TENGAH –BTN 05/03/2026- Di tengah dinamika ekonomi nasional, kepastian stok pangan menjadi prioritas utama. Menjawab tantangan tersebut, Unit Reskrim Polsek Banggai Laut bergerak cepat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah gudang distributor dan toko ritel untuk memastikan rantai pasok pangan tetap aman dari praktik spekulasi.
Langkah ini diambil menyusul arahan Kapolri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional serta mencegah adanya potensi penimbunan barang yang dapat memicu lonjakan harga di tingkat konsumen.
Dalam pemantauan kali ini, tim menyasar komoditas “merah” atau barang kebutuhan pokok yang sangat sensitif terhadap fluktuasi harga, seperti.
Beras Premium dan Medium
Minyak Goreng Kita
Gula Pasir dan Terigu
Telur serta Bahan Pokok Lainnya
Kapolsek Banggai Laut menegaskan bahwa kehadiran polisi di pasar-pasar bukan sekedar patroli biasa, melainkan bentuk pengawasan melekat terhadap etika bisnis para pelaku usaha.
”Kami tidak hanya mengecek label harga, tetapi juga memastikan distribusi barang dari hulu ke hilir berjalan lancar. Jangan sampai ada pihak yang mencoba ‘bermain’ dengan menahan stok demi keuntungan pribadi di atas penderitaan masyarakat,” tegas pihak Kepolisian.
Berdasarkan pantauan langsung, kondisi pasar di wilayah Banggai Laut saat ini terpantau kondusif. Harga-harga masih berada dalam koridor Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Berikut adalah poin utama hasil pengecekan di lapangan. Pasokan dari distributor ke toko-toko masih berjalan normal tanpa hambatan logistik.
Tidak ditemukan lonjakan harga yang signifikan (anomali) pada komoditas utama. Para pelaku usaha kooperatif dan berkomitmen menjaga stabilitas harga.
Pihak Polsek Banggai Laut juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. Kerjasama antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan iklim ekonomi yang sehat dan transparan.
Redaksi






