Yalimo, BTN — Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 645/Gardatama Yudha (GTY) terus berkomitmen membangun kedekatan dengan masyarakat di wilayah penugasan. Komitmen ini diwujudkan oleh Pos Komando Utama (Kout) Elelim melalui kegiatan teritorial berupa anjangsana ke kediaman tokoh masyarakat di Kampung Pirip, Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, pada Minggu (5/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung humanis ini dipimpin langsung oleh Wakil Komandan Satgas (Wadansatgas) Yonif 645/Gty, Kapten Inf Bambang Ndaru Ardiansyah, S.T.Han., M.A.P. Bersama dengan Danpos serta 12 personel Pos Kout Elelim, rombongan bertolak menuju kampung tersebut dengan membawa misi kedamaian dan semangat kebersamaan.
Tujuan utama dari kunjungan kali ini adalah menyambangi kediaman Bapak Akulak, seorang Ondo Api (tokoh adat/masyarakat) yang sangat dihormati di Distrik Elelim. Kehadiran para prajurit TNI di tengah-tengah kampung disambut dengan kehangatan dan senyuman ramah oleh keluarga besar Bapak Akulak dan warga sekitar.
Bagi Satgas Yonif 645/Gty, anjangsana bukan sekedar kunjungan biasa, melainkan sarana efektif untuk mempererat tali silaturahmi. Lewat dialog yang santai dan penuh kekeluargaan, para personel TNI dapat menggali informasi berharga, menyerap aspirasi warga, serta bersama-sama mendorong terciptanya suasana wilayah yang aman, kondusif, dan damai.
Dalam kesempatan tersebut, Kapten Inf Bambang Ndaru Ardiansyah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjalin komunikasi yang baik dan terbuka dengan aparat keamanan. Sinergi yang kuat antara TNI dan warga dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan.
“Apabila muncul permasalahan di kampung, kami sangat berharap agar segera dikomunikasikan dengan Aparat Keamanan (Apkam) setempat. Hal ini penting agar setiap persoalan bisa cepat ditangani dengan bijak dan tidak berkembang menjadi konflik yang berkepanjangan,” ujar Wadansatgas dalam pesannya.
Mendengar arahan tersebut, Bapak Akulak selaku tokoh masyarakat setempat menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi atas kunjungan dari Pos Kout Elelim. Beliau menyatakan sependapat dengan Wadansatgas bahwa menjaga ketertiban dan kedamaian kampung merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga, khususnya di Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo.
Sebagai bentuk tali asih dan penghormatan, Pos Kout Elelim menyerahkan cendera mata istimewa kepada Bapak Akulak berupa syal khas suku Dayak Kalimantan Barat serta sebuah Alkitab. Pemberian ini menjadi simbol akulturasi, persaudaraan antarsuku, dan toleransi beragama yang dijunjung tinggi oleh prajurit Gardatama Yudha.
Tidak hanya memberikan cendera mata kepada tokoh adat, kemeriahan berlanjut saat personel Satgas membagikan sarana penggalangan (sargal) kepada warga sekitar. Pakaian layak pakai serta makanan ringan dibagikan secara merata, membawa kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat, terutama anak-anak kecil di wilayah Elelim yang tampak ceria.
Seluruh rangkaian kegiatan anjangsana dan pembagian sargal ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Kedekatan yang terekam dalam momen ini semakin menegaskan bahwa TNI selalu hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai pelindung sekaligus saudara bagi rakyat Papua.
Sumber: Pen Satgas Yonif 645/GTY (GARDATAMA YUDHA — 645 Gas Terus🇮🇩🇮🇩)






