SUMBA TIMUR, BTN – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat yang akan diperingati pada 9 September 2026, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Sumba Timur yang diketuai Eben Haizer Ranggambani bersama tujuh pengurus kabupaten dan pengurus dari 22 Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Sumba Timur melaksanakan aksi penanaman 500 anakan pohon bakau (mangrove) di Pantai Kanatang, Kelurahan Temu, Kecamatan Kanatang. 17/07/2026
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat sekaligus menjadi wujud kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dengan mengusung tema Indonesia Asri Langit Biru, khususnya dalam mencegah abrasi laut yang mengancam kawasan pesisir Pantai Kanatang.
Dalam wawancara dengan Brantas Tipikor News (BTN), Ketua DPC Partai Demokrat Sumba Timur, Eben Haizer Ranggambani, mengatakan bahwa penanaman mangrove tersebut merupakan simbol komitmen Partai Demokrat yang tidak hanya berkiprah di bidang politik, tetapi juga hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
“Kami menanam 500 anakan pohon bakau sebagai upaya mencegah abrasi laut di Pantai Kanatang. Ini adalah simbol bahwa Partai Demokrat Indonesia tidak hanya mementingkan politik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan demi masa depan masyarakat Sumba Timur, sejalan dengan semangat Indonesia Asri Langit Biru,” ujar Eben.
Ia menegaskan bahwa semangat HUT ke-25 Partai Demokrat bukan hanya dirayakan melalui kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan dengan aksi nyata yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Partai Demokrat bukan datang untuk seremonial, tetapi kami datang untuk bekerja. Kami ingin terus hadir memberikan manfaat nyata dan menjaga lingkungan demi Sumba Timur yang kita cintai, serta mendukung terwujudnya Indonesia Asri Langit Biru,” tegasnya.
Melalui kegiatan yang melibatkan seluruh jajaran pengurus DPC serta 22 PAC se-Kabupaten Sumba Timur ini, Partai Demokrat berharap dapat mengajak masyarakat untuk semakin peduli terhadap pelestarian lingkungan pesisir, sehingga ancaman abrasi dapat diminimalkan dan ekosistem pantai tetap terjaga bagi generasi mendatang.
Alex Ratu Peha.






