SALAKAN, Bangkep –BTN-19/01/2026- Alam Banggai Kepulauan (Bangkep) kembali membuktikan diri sebagai kanvas raksasa bagi mahakarya geologi dunia. Selain Teluk Cinta yang ikonik dengan siluet hati sempurnanya, wilayah ini juga memiliki Teluk Facebook di Desa Balalon, Kecamatan Bulagi Selatan,sebuah formasi alam yang menyerupai logo media sosial global, yang bahkan pernah menarik perhatian Mark Zuckerberg.
Namun, di balik keindahan visual yang memukau dari citra satelit dan bidikan drone, tersimpan tantangan besar yang memerlukan campur tangan serius dari Pemerintah Pusat dan kementerian terkait.
Simbil Irwanto Diasa, pengamat pariwisata setempat, menegaskan bahwa destinasi berbasis “geometris alam” seperti ini memiliki daya ledak wisata jika tiga komponen utama bersinergi.
Keindahan formasi alami yang terlihat sempurna dari udara (citra satelit/drone).Kekayaan terumbu karang yang menjadi “jiwa” dari setiap teluk.Aksesibilitas, akomodasi, dan fasilitas selam yang mumpuni.
Ironisnya, saat wisatawan disuguhkan pemandangan luar biasa dari ketinggian, kondisi di bawah permukaan laut menyimpan cerita yang berbeda. Perilaku destruktif seperti pengeboman dan bius ikan yang terakumulasi sejak era 1950-an telah mengancam eksistensi terumbu karang.
“Pertanyaannya adalah, sudah sejauh mana negeri ini benar-benar menjaga Sumber Daya Alam wisata lautnya?” ujar Simbil. Menurutnya, pemulihan panorama bawah laut adalah tantangan tersulit (Poin 2), disusul dengan minimnya infrastruktur pendukung (Poin 3).
Saat ini, fasilitas penunjang wisata bahari di Bangkep masih sangat minim. Sebagai daerah yang mengusung konsep Marine Tourism, ketersediaan alat selam (diving gear) standar komersial masih terbatas, bahkan sebagian besar hanya dimiliki oleh dinas terkait atau pihak swasta non-komersil.
Melalui rilis ini, para pegiat wisata Banggai Kepulauan mengetuk pintu kebijakan pemerintah untuk Melakukan langkah nyata konservasi dan rehabilitasi karang di titik-titik krusial seperti Teluk Cinta dan Teluk Facebook.
Pengadaan sarana transportasi dan perlengkapan selam standar internasional untuk menunjang pariwisata minat khusus.ini akan Mengangkat potensi “Geometris Laut Banggai” sebagai wajah baru pariwisata berkelanjutan Indonesia Timur.
Banggai Kepulauan bukan sekedar titik di peta, melainkan simbol cinta alam kepada manusia yang harus dijaga kelestariannya.
Kontak Media:
#Yusuf Faisal,Putra Bangkep,Dengan Julukan Bangkep Mola Travel.
#KementerianPariwisata
#Turis Mancanegara






