​KUPANG, BTN – Keamanan fasilitas kesehatan kembali menjadi sorotan. Puskesmas Camplong yang berlokasi di Desa Kuimasi, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), dibobol maling pada Minggu dini hari (25/01/2026) sekitar pukul 03.00 WITA. Pelaku diduga memanfaatkan kelengahan petugas di jam rawan untuk menggasak barang berharga.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

​Kepala Puskesmas Camplong, Julita Violeta Manu, Amd.Kep, mengonfirmasi insiden tersebut kepada awak media. Menurut Julita, pelaku masuk dengan cara merusak sarana fisik bangunan.

​”Maling masuk melalui ventilasi kamar mandi dengan cara memotong kawat ram penutup,” ungkap Julita.

​Setelah berhasil masuk, pelaku menyisir ruangan hingga ke Klinik Bersalin. Di lokasi tersebut, pelaku menggasak dompet milik salah satu bidan yang sedang bertugas piket. Beruntung, dompet yang berisi dokumen penting dan kartu ATM tersebut berhasil ditemukan kembali di area belakang klinik, diduga dibuang oleh pelaku setelah mengambil isinya.

​Pasca laporan diterima, jajaran Polsek Camplong langsung bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memasang garis polisi (police line). Seriusnya penanganan kasus ini juga terlihat dari atensi langsung Kapolres Kupang melalui Kasat Reskrim.

​”Dua anggota tim identifikasi dari Polres telah diterjunkan untuk melakukan olah TKP dan memeriksa sidik jari di titik-titik yang diduga sempat disentuh pelaku,” tambah sosok yang akrab disapa Lita ini.

​Mengingat Puskesmas Camplong adalah obyek vital yang melayani ibu hamil, proses melahirkan, dan masyarakat sakit di Desa Kuimasi, Julita mengimbau adanya peran aktif dari warga sekitar.

​”Kami meminta bantuan Kepala Desa dan seluruh masyarakat Kuimasi untuk turut mengawasi keamanan Puskesmas. Ini adalah tempat kita bersama untuk berobat dan melahirkan,” tegasnya.

​Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi sekaligus permohonan bantuan kepada pihak TNI (Danramil) dan Kepolisian (Polsek Camplong) agar meningkatkan intensitas patroli, terutama pada jam-jam kecil atau subuh yang menjadi waktu rawan aksi kriminalitas.

​”Kami sangat berterima kasih atas respon cepat Pak Kapolda melalui Kapolres dan Kapolsek. Kami berharap patroli rutin dapat ditingkatkan demi menjamin rasa aman bagi tenaga medis yang bertugas melayani masyarakat di malam hari,” tutup Julita.

​Laporan: Eman Ledu