SUMBA TIMUR, NTT, BTN — Aksi nyata ditunjukkan oleh Wakil Bupati Sumba Timur, Yon Hani, saat menyambangi kawasan tambak garam di Laipori, Desa Palakahembi, Kecamatan Pandawai. Melepas sejenak formalitas sebagai pejabat daerah, Yon Hani memilih terjun langsung ke tengah teriknya lahan tambak untuk merasakan secara presisi kerasnya perjuangan para petani garam setempat. 1/10/2026

Scroll Untuk Lanjut Membaca

​Kehadirannya di lokasi bukan sekedar agenda kunjungan kerja formal atau sekedar memantau dari kejauhan. Dengan menggulung lengan baju, Wakil Bupati berbaur dan ikut memanen serta mengolah garam bersama masyarakat. Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk selalu hadir dan bertindak nyata di tengah-tengah ruang gerak ekonomi rakyat.

​Aksi lapangan ini menjadi simbol kuat hidupnya kembali semangat gotong royong dalam memajukan potensi kawasan pesisir. Tambak garam Laipori sendiri merupakan salah satu sentra ekonomi vital yang menjadi penopang utama mata pencaharian warga Desa Palakahembi dan sekitarnya.

​Dengan menyentuh langsung material garam dan merasakan medan kerja para petani, pimpinan daerah dapat memetakan kondisi riil di lapangan. Evaluasi langsung ini sangat krusial untuk mengidentifikasi berbagai hambatan teknis sekaligus merumuskan strategi pengembangan potensi tambak garam yang lebih efektif ke depan.

​Bagi warga setempat, momen kerja bersama ini membawa dorongan moral yang sangat berarti. Kehadiran pemimpin yang tidak canggung berpanas-panasan di lapangan membuktikan bahwa komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dapat terjalin secara alami tanpa sekat birokrasi yang kaku.

​Langkah ini menyuarakan pesan mendalam bahwa pembangunan daerah tidak selalu berawal dari ruang rapat ber-AC atau balik meja kerja. Pembangunan yang berdampak justru bermula dari keberanian seorang pemimpin untuk turun ke tapak garis depan, melihat tantangan secara nyata, dan ikut memikul beban kerja rakyatnya.

​Momentum di Laipori menjadi bukti bahwa kepemimpinan yang partisipatif mampu menghidupkan optimisme baru bagi perekonomian lokal. Ketika pimpinan daerah dan warga bergerak dalam satu irama, pengelolaan potensi sumber daya alam Sumba Timur diyakini akan semakin optimal dan berkelanjutan.

​Aksi Wabup Yon Hani di tambak garam Laipori pada akhirnya menegaskan filosofi kepemimpinan yang merakyat: bukan sekedar menyaksikan hasil panen, melainkan siap mengeringkan keringat bersama rakyat demi kesejahteraan bersama.

Piter kabiro, Sumba Timur