WAINGAPU, BTN — 5 MARET 2026 – Di bawah langit Waingapu, Pemerintah Kabupaten Sumba Timur kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga jaring pengaman sosial. Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, ST., MT., secara resmi meluncurkan penyaluran Bantuan Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) Triwulan I Tahun 2026 di Kantor Pos Waingapu, Kamis (5/3).
Acara ini bukan sekedar seremoni rutin. Selain penyerahan bantuan secara simbolis kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Bupati juga menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) sebagai bukti nyata bahwa negara hadir dalam setiap fase hidup masyarakatnya.
Dalam arahannya yang penuh penekanan, Bupati Umbu Lili menitipkan pesan mendalam bagi para orang tua penerima PKH. Baginya, bantuan finansial ini hanyalah alat, sementara pendidikan adalah kunci utamanya.
Bantuan ini harus sampai ke meja sekolah anak-anak kita. Saya tidak ingin mendengar ada anak Sumba Timur yang putus sekolah karena alasan biaya. Gunakan dana ini untuk kebutuhan belajar, karena pendidikan adalah satu-satunya jalan memutus mata rantai kemiskinan di tanah ini,” tegas Bupati.
- Prioritas Gizi: Bantuan sembako wajib dialokasikan untuk pemenuhan gizi keluarga guna mendukung pertumbuhan anak yang sehat.
- Kesehatan Rutin: Penerima manfaat diminta proaktif memeriksakan kesehatan di Puskesmas dan Posyandu.
- Bijak Mengelola: Dana bantuan dilarang keras digunakan untuk kebutuhan konsumtif yang tidak mendesak.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran strategis, mulai dari Asisten Administrasi Umum, Kepala Dinas Sosial, hingga pimpinan PT Pos Indonesia dan BPJS Ketenagakerjaan. Kehadiran para pendamping PKH juga menjadi sorotan, sebagai ujung tombak yang memastikan bantuan ini tepat sasaran dan tepat guna.
Pemerintah Kabupaten Sumba Timur berharap, penyaluran Triwulan I ini menjadi modal awal bagi masyarakat untuk menghadapi tantangan ekonomi di tahun 2026 dengan lebih tangguh.






