BANGGAI KEPULAUAN, BTN 22 Maret 2026 – Memasuki hari kemenangan 1 Syawal 1447 Hijriah, praktisi hukum dan advokat terkemuka, Muhammad Saleh Gasin, SH., MH, menyampaikan pesan mendalam bagi seluruh masyarakat, khususnya di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep). Di tengah suasana penuh keberkahan ini, beliau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai titik balik penguatan ukhuwah dan kesadaran sosial.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

​Dalam pernyataannya, Muhammad Saleh Gasin menekankan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan setelah sebulan penuh berpuasa, melainkan sebuah momentum sakral untuk membersihkan diri dari residu konflik dan kekhilafan masa lalu.

​”Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H bagi seluruh saudara-saudaraku umat Muslim. Semoga hari yang penuh makna ini membawa kedamaian, kebahagiaan, dan keberkahan yang melimpah bagi kita semua,” ujar Saleh Gasin dalam keterangan resminya hari ini di Bangkep

Sebagai praktisi hukum, Saleh Gasin memandang bahwa semangat Idul Fitri yang mengedepankan saling memaafkan memiliki korelasi kuat dengan terciptanya harmonisasi di tengah masyarakat. Menurutnya, kerukunan adalah fondasi utama dalam membangun daerah yang maju dan bermartabat.

​”Mari kita jadikan momentum ini untuk benar-benar saling memaafkan secara tulus, mempererat kembali tali silaturahmi keluarga yang mungkin sempat renggang, dan menumbuhkan semangat kebaikan dalam interaksi sosial kita sehari-hari,” tuturnya.

​Lebih lanjut, ia berharap agar nilai-nilai disiplin, kejujuran, dan empati yang telah ditempa selama bulan suci Ramadan tidak luntur seiring berakhirnya bulan tersebut. Justru, nilai-nilai itulah yang harus diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

Saleh Gasin juga menyelipkan pesan khusus bagi kemajuan Bangkep. Ia meyakini bahwa dengan modal sosial berupa silaturahmi yang kuat, tantangan apa pun yang dihadapi daerah akan lebih mudah dilewati melalui semangat gotong royong.

​”Kemenangan hari ini adalah milik kita bersama. Atas nama pribadi dan keluarga, saya memohon maaf lahir dan batin. Mari kita melangkah maju dengan hati yang bersih untuk Bangkep yang lebih harmonis dan sejahtera,” tutupnya.

Nurlaela