​BOGOR, BTN – Rabu 25/03/2026, Memasuki H+2 pasca perayaan Idul Fitri 1447 H, kawasan Puncak, Bogor, mulai diserbu ribuan kendaraan pemudik dan wisatawan. Menanggapi lonjakan volume kendaraan tersebut, jajaran Polsek Megamendung bersama Sat Lantas Polres Bogor bersiaga penuh dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026 guna memastikan arus lalu lintas tetap mengalir dan kondusif, Selasa (24/3/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

​Kapolsek Megamendung, AKP Desi Triana, S.H., M.H., turun langsung ke lapangan untuk memimpin ploting personel di berbagai titik rawan kemacetan. Menariknya, pengamanan kali ini merupakan kolaborasi apik antara Polri dan tim bantuan Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas) yang tersebar dari wilayah Ciawi, Megamendung, hingga Cisarua.

Alhamdulillah, berkat kekompakan personel di lapangan, jalur menuju Puncak tetap terpantau aman. Walaupun terjadi perlambatan di beberapa titik, kami pastikan roda kendaraan terus berputar dan tidak ada stagnasi total,” ujar AKP Desi Triana di sela-sela pengaturan arus.

​Untuk mengantisipasi antrean panjang, Sat Lantas Polres Bogor menerapkan skema rekayasa lalu lintas situasional. Skema one way (satu arah) diberlakukan secara dinamis, baik untuk kendaraan yang menuju arah atas maupun arah bawah.

​Fokus utama petugas tertuju pada titik-titik krusial yang kerap menjadi “botol leher” (bottleneck), seperti:

  • ​Kawasan Gunung Mas
  • ​Simpang Taman Safari
  • ​Arah perbatasan Cipanas, Cianjur

​Petugas terus melakukan pemantauan real-time. Apabila terjadi penumpukan signifikan, langkah normalisasi dan rekayasa arus akan segera dieksekusi tanpa menunggu lama.

​Terpisah, Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kehadiran polisi di jalur Puncak bukan sekadar mengatur jalan, melainkan wujud nyata pengayoman kepada masyarakat.

​”Kami berkomitmen memberikan rasa aman bagi pemudik maupun wisatawan. Harapan kami, masyarakat yang bersilaturahmi ke sanak saudara atau berlibur tetap merasa nyaman. Polri hadir 24 jam untuk memastikan hal itu,” tegas AKBP Wikha.

​Selain pengamanan fisik, Polres Bogor juga menggencarkan kampanye “Mudik Aman Keluarga Bahagia”. Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kelaikan kendaraan dan kondisi fisik sebelum berkendara. Jika terjebak dalam situasi darurat, masyarakat dapat langsung menghubungi Call Center 110 yang bersiaga penuh sepanjang waktu.