Scroll Untuk Lanjut Membaca

​TAMBOLAKA, BTN — Aksi cepat dan sinergis ditunjukkan oleh personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda NTT bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumba Barat Daya. Kedua instansi ini turun langsung ke jalan untuk menertibkan antrean kendaraan pengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melimpah hingga menutupi badan Jalan Raya Negara tepat di depan SPBU Rada Mata, Kecamatan Kota Tambolaka. 27/10/2026

​Langkah tegas ini diambil menyusul kondisi lalu lintas yang kian semrawut dalam beberapa hari terakhir akibat antrean kendaraan roda dua maupun roda empat. Kemacetan parah yang dipicu oleh perilaku sebagian oknum pengantre BBM tersebut sempat merampas hak para pengguna jalan serta mengancam keselamatan warga yang melintas.

​Jalan Raya Negara Tambolaka – Waitabula, yang bertindak sebagai urat nadi perekonomian daerah, akses utama anak sekolah, jalur ambulans, hingga transportasi logistik, sebelumnya nyaris lumpuh total. Kendaraan antrean tampak mengular panjang, memakan hampir seluruh badan jalan tanpa mengindahkan aturan lalu lintas.

​Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, situasi fatal ini makin diperparah oleh keberadaan oknum-oknum penimbun BBM yang memarkirkan kendaraan secara sembarangan. Mobil pikap dengan muatan jerigen berhenti di tengah jalan, sepeda motor bodong terparkir melintang di jalur cepat, hingga deretan truk besar mengekor hingga 100 meter menutupi tikungan berbahaya.

​Kondisi tersebut tak hanya mengganggu kenyamanan publik, tetapi juga menciptakan risiko potensi kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang amat tinggi setiap harinya. Warga yang hendak melintas terpaksa berebut jalan sambil membunyikan klakson keras guna menghindari benturan antar-kendaraan di titik rawan tersebut.

​Merespons potensi bahaya yang mengintai ketertiban umum, Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda NTT bersama Satlantas Polres SBD bergerak cepat menggelar operasi penertiban gabungan. Sinergitas ini mempertemukan personel Brimob berseragam lengkap dan anggota Lantas berompi hijau yang langsung mengambil alih kendali di lapangan.

​Dalam penertiban tersebut, petugas gabungan secara tegas mendorong seluruh kendaraan antrean agar beralih ke bahu jalan yang telah ditentukan. Petugas juga memasang garis antrean serta barikade darurat demi memastikan jalur utama dua arah tetap steril dan lancar untuk lalu lalang masyarakat.

​Tak berhenti pada tindakan fisik di jalanan, personel di lapangan turut mengedepankan imbauan persuasif dan humanis kepada para sopir serta pengendara motor. Petugas mengingatkan dengan tegas agar seluruh masyarakat membudayakan tertib mengantre dan berhenti melakukan aksi saling serobot demi kepentingan pribadi semata.

​Kerja keras gabungan personel ini membuah hasil nyata; hanya dalam hitungan jam, arus lalu lintas di depan SPBU Rada Mata yang tadinya semrawut berubah menjadi tertib dan lancar. Jalur vital warga yang sempat tertutup kini telah aman kembali untuk dilintasi tanpa ketakutan akan ancaman bahaya kecelakaan.

​Langkah nyata TNI-Polri ini menuai apresiasi luas dari tokoh masyarakat, para penglaju, hingga orang tua murid yang merasa lega atas ketegasan petugas di lapangan. Masyarakat berharap sinergitas dan patroli penertiban ini tidak berhenti di sini, melainkan dapat dilakukan secara rutin setiap hari untuk memberantas ulah para oknum penimbun BBM yang merugikan publik.