LUWUK —BTN 28/09/2026 Pemerintah Kelurahan Karaton, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, terus memperkuat langkah antisipasi menghadapi ancaman luapan air menjelang meningkatnya intensitas curah hujan. Langkah preventif tersebut diwujudkan melalui aksi gotong royong bertajuk Hari Kamis Bersih yang berfokus di kawasan Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Karaton, Kamis (24/9/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

​Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WITA tersebut merupakan implementasi berkala dari Program Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai. Agenda kurve lingkungan ini dijadwalkan berlangsung secara rutin setiap pekan di bulan berjalan sebagai upaya menggerakkan kepedulian lingkungan secara berkelanjutan.

​Fokus aksi difokuskan pada pengerukan sedimen lumpur pada saluran air, pembersihan sampah plastik yang menyumbat drainase, serta perapian area bahu jalan. Pembersihan titik-titik rawan genangan ini menjadi prioritas utama guna memastikan aliran air lancar saat musim hujan tiba di wilayah Luwuk dan sekitarnya.

​Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) Kelurahan Karaton, Satroi Nusi, S.H., memimpin langsung aksi di lapangan bersama jajaran pejabat kelurahan lainnya. Kehadiran jajaran pimpinan di tengah-tengah pemukiman warga menjadi pendorong kebersamaan dalam menjaga kebersihan fasilitas umum.

​Aksi lingkungan ini juga memperlihatkan sinergitas Tiga Pilar Kelurahan Karaton. Bintara Pembina Desa (Babinsa) Sertu Rusdin Podo bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Saripudin tampak membaur bersama aparatur sipil negara dan warga untuk membersihkan area jalan utama tersebut.

​Keterlibatan unsur TNI dan Polri dalam agenda kewilayahan ini menegaskan komitmen bersama dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya dalam upaya mitigasi potensi bencana alam di tingkat tapak.

​Jajaran struktural Kelurahan Karaton yang turut hadir dan mengawal aksi kebersihan ini di antaranya Kasi Pemerintahan Fanny Sunarko, S.Psi, Kasi Pembangunan Supriani, S.E., serta Penelaah Teknis Kebijakan Wiwik Sriwahyuni Usman, S.IP.

​Kerja bakti ini juga diperkuat oleh keterlibatan delapan anggota staf Kelurahan Karaton yang bertugas memilah dan mengangkut sampah hasil pengerukan saluran air ke titik pengumpulan sementara.

​Partisipasi aktif juga ditunjukkan oleh sekitar 20 orang warga Kelurahan Karaton yang hadir secara sukarela. Keterlibatan masyarakat sekitar menandakan tumbuhnya kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan saluran drainase di lingkungan permukiman masing-masing.

​Selain fokus pada penanganan fisik di lapangan, Program Hari Kamis Bersih dirancang sebagai media edukasi publik. Pemerintah Kabupaten Banggai berharap momentum rutin ini mampu mengikis kebiasaan membuang sampah sembarangan dan menumbuhkan budaya hidup bersih di tengah masyarakat.

​Langkah mitigasi bencana berbasis komunitas ini dinilai efektif untuk menekan risiko genangan air di kawasan padat penduduk. Dengan drainase yang terawat dan bebas dari buangan sampah, kapasitas tampung saluran air saat curah hujan tinggi dapat berfungsi secara optimal.

​Seluruh rangkaian aksi gotong royong yang berlangsung kondusif dan penuh rasa kebersamaan ini berakhir pada pukul 09.20 WITA. Melalui konsistensi program ini, Kelurahan Karaton optimistis mampu menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tanggap terhadap risiko kondisi cuaca ekstrem.

Rus