Pare Sulsel, BTN — 07/082025-Kasus dugaan penyelundupan BBM bersubsidi yang melibatkan PT Goi Group di Parepare adalah satu dari sekian banyak bukti nyata bahwa praktik ilegal ini masih menggurita di Indonesia.
Penangkapan mobil tangki yang diduga mengangkut solar bersubsidi adalah secuil dari gunung es permasalahan yang merugikan negara dan rakyat.
Mafia BBM bukan sekadar pemain kecil yang mencari celah, tetapi jaringan terorganisir yang beroperasi secara sistematis. Mereka memanfaatkan subsidi pemerintah yang seharusnya dinikmati rakyat miskin, untuk memperkaya diri sendiri.
Modus operandi mereka pun semakin canggih: menggunakan mobil tangki ‘siluman’, gudang ilegal, dan bahkan dugaan keterlibatan oknum tertentu untuk melancarkan aksinya.
Ancaman terhadap Keadilan dan Energi Nasional
Praktik mafia BBM berdampak serius, tidak hanya pada kerugian finansial negara, tetapi juga pada stabilitas energi dan keadilan sosial.
Subsidi yang dikucurkan triliunan rupiah setiap tahun menjadi sia-sia karena tidak tepat sasaran. Akibatnya, masyarakat yang benar-benar membutuhkan sering kali kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi karena pasokannya habis dijarah para mafia.
Situasi ini menuntut keseriusan dan ketegasan dari aparat penegak hukum. Kasus di Parepare harus menjadi momentum untuk membongkar tuntas jaringan mafia BBM hingga ke akarnya.
Publik berharap agar Kapolda Sulawesi Selatan mengawal kasus ini dengan serius, memastikan tidak ada intervensi yang bisa mengamankan pelaku dari jerat hukum.
Hanya dengan penegakan hukum yang tegas dan tanpa pandang bulu, kita bisa memberantas praktik mafia BBM yang telah terlalu lama merusak keadilan dan mengancam kedaulatan energi nasional.
Tim






