BANGGAI KEPULAUAN, BTN — Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) bergerak cepat mempercepat penguatan ekonomi pesisir. 2/09/2026
Wakil Bupati Banggai Kepulauan, Serfi Kambey, memimpin langsung aksi peninjauan lapangan rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih selama dua hari berturut-turut, 31 Agustus hingga 1 September 2026, di Desa Bajo (Kecamatan Liang) dan Desa Patukuki (Kecamatan Peling Tengah).
Agenda strategis yang menggandeng tim konsultan PT Agrinas ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemda Bangkep dalam mengawal proyek infrastruktur kerakyatan dari hulu ke hilir.
Sinergi Lintas Sektor dan Peran Aktif Koramil 1308-11/Liang.
Kehadiran jajaran lintas instansi di lapangan menegaskan solidnya kolaborasi Forkopimda dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Turut mendampingi dalam aksi peninjauan ini:
Danramil 1308-11/Liang, Kpt Inf Irba Nawawi, yang menegaskan kesiapan penuh jajaran TNI untuk mengawal, memungut aspirasi, dan memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan aman serta tepat sasaran.
OPD Teknis: Kadis Koperindag Kiswanto dan perwakilan Kadis Perikanan Leo Nardo, yang aktif memastikan kesiapan teknis lahan dan integrasi program.
Pemerintah Kecamatan dan Desa: Camat Liang Irfan M., Camat Peling Tengah Zainudin Malingong, Kades Bajo Aswar, serta Kades Patukuki Asrul H. Asuku.
Dorong Kawasan Terpadu di Desa Bajo dan Patukuki.
Tidak hanya sekedar meninjau lokasi, Pemda Bangkep melontarkan gagasan taktis demi memaksimalkan dampak ekonomi. Di Desa Bajo, Kadis Koperindag bersama pejabat terkait mengusulkan agar Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dibangun dalam satu kawasan terpadu (one-stop integrated hub) dengan Kampung Nelayan Merah Putih. Langkah ini dirancang agar pusat produksi nelayan dan rantai distribusi perdagangan terhubung langsung tanpa sekat.
Sementara itu, peninjauan di Desa Patukuki memfokuskan pada pemetaan infrastruktur pendukung agar fasilitas yang dibangun benar-benar menjawab kebutuhan riil para nelayan lokal.
Pengerjaan fisik Kampung Nelayan Merah Putih di kedua lokasi ini dijadwalkan mulai bergulir pada awal September 2026 dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada Desember 2026. Dengan tenggat waktu yang terukur, fasilitas terpadu ini diharapkan dapat segera beroperasi penuh akhir tahun ini demi mendongkrak pendapatan dan kesejahteraan masyarakat pesisir Banggai Kepulauan.






