Sumba Timur, BTN 19 Desember 2025 – Pertamina Patra Niaga pastikan penyaluran BBM subsidi di seluruh wilayah Kabupaten Sumba Timur sesuai dengan kuota yang diberikan pemerintah.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi menyampaikan, sebagai bagian dari penugasan pemerintah untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi, Pertamina Patra Niaga terus menjalankan komitmennya dalam penyediaan BBM subsidi sesuai kuota dan titik layanan jual yang telah ditetapkan pemerintah.
Kamis (18/11), beredar informasi masyarakat Kabupaten Sumba Timur kesulitan mendapatkan BBM subsidi mulai dari kendaraan roda dua hingga angkutan logistik yang disinyalir praktik mafia BBM. Atas kejadian ini, Ahad menjelaskan bahwa pada praktiknya penyaluran sudah sesuai dengan kuota dan koordinasi dengan pemerintah daerah. “Stok BBM di SPBU wilayah Sumba Timur ada dan tersedia, jika ada yang kosong statusnya sedang dalam pengiriman, karena kami memantau secara digital stok produk di masing-masing SPBU,” jelas Ahad.
Selanjutnya Ahad menjelaskan, pengiriman BBM ke masing-masing SPBU dilaksanakan menyesuaikan kuota yang telah ditetapkan. Jumlah yang boleh disalurkan melalui Pertamina ke masyarakat sesuai dengan penugasan dari pemerintah. Untuk Triwulan Empat sendiri, Pertamina Patra Niaga melalui Sales Area NTT telah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat terkait penambahan kuota agar tidak menjadi isu menjelang Nataru. Paralel, Pertamina Patra Niaga memaksimalkan pemenuhan kebutuhan dengan suplai BBM menyesuaikan kebutuhan di lapangan.
“Pertamina Patra Niaga pastikan stok BBM bersubsidi di Pulau Sumba dan sekitarnya cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terkait. Prioritas pengisian juga telah diperketat ke konsumen kendaraan dan meminimalisir pengisian ke konsumen non kendaraan sebagai mitigasi adanya pengepul. Di sisi pemerintah sendiri, Bupati Sumba Timur juga sudah mengeluarkan surat edaran sebagai mitigasi mencegah terjadinya penimbunan dan kelangkaan BBM bersubsidi agar penyalurannya tepat sasaran, yakni terkait batasan volume kendaraan khususnya untuk kendaraan roda 6. Dengan adanya suplai dan mitigasi lintas sektor ini diharapkan dapat lebih mempercepat proses distribusi dan keadaan semakin membaik menuju distribusi normal,” tutup Ahad.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan produk Pertamina, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Pertamina Call Center di nomor 135.
###
*Media Contact*
*Ahad Rahedi*
*Area Manager Comm, Rel. & CSR*
*PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus*
*+62 811-7505-229*






