INHU, RIAU, BTN — Ketua Umum Asosiasi Profesional Jurnalis Indonesia (APJI), Dani Silalahi, mengambil sikap tegas atas dugaan pelanggaran operasional di SPBU 14.293.134 yang berlokasi di Jalan Azki Aris (Jalan H. Aris), Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau. DPP APJI resmi menerjunkan tim investigasi dari DPD APJI Provinsi Riau untuk melakukan cek lapangan serta mengonfirmasi langsung aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut. 18/09/2026
Langkah investigasi ini dipicu oleh temuan lapangan terkait dugaan praktik pengisian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi secara tak wajar. SPBU tersebut disinyalir kuat melayani mobil-mobil pelansir hingga pengisian BBM subsidi menggunakan jerigen secara ilegal. Praktik ini dinilai sangat merugikan masyarakat luas yang bertumpu pada ketersediaan BBM bersubsidi.
Sayangnya, iktikad baik tim investigasi APJI yang turun sebagai bentuk fungsi kontrol sosial justru mendapat perlakuan tidak menyenangkan di lokasi kejadian. Saat berniat mengonfirmasi temuan tersebut kepada pihak pengelola, kehadiran wartawan malah dituduh dengan narasi tidak berdasar seolah-olah berniat untuk meminta-minta.
Kondisi di lapangan kian memanas ketika petugas SPBU memberikan keterangan berbelit-belit. Awalnya, seorang petugas mengklaim bahwa pengawas SPBU tidak berada di tempat karena sedang ada kegiatan di luar kantor. Bahkan, saat perwakilan wartawan meminta agar pengawas dihubungi melalui sambungan telepon, pihak staf SPBU terkesan enggan merespons dan mengabaikannya.
Lantaran tidak mendapat tanggapan kooperatif, tim jurnalis lantas meminta izin untuk mengambil foto dokumentasi sebagai bukti bahwa mereka telah mendatangi lokasi sesuai prosedur konfirmasi. Langkah ini diambil untuk memastikan transparansi dan akurasi laporan investigasi berita di lapangan.
Kejanggalan besar pun terjadi pasca-pengambilan foto dokumentasi tersebut. Pengawas SPBU yang sebelumnya diklaim sedang berada di luar kantor, mendadak muncul secara tiba-tiba bersama beberapa petugas lain. Bukannya memberikan klarifikasi atau ruang dialog, pengawas tersebut justru mendesak dan memaksa tim media untuk menghapus foto dokumentasi yang telah diambil.
Insiden pemaksaan penghapusan foto ini mendulang tanggapan keras dari Ketua Umum APJI, Dani Silalahi. Dani mengaku geram atas intimidasi serta sikap tidak profesional yang ditunjukkan oleh jajaran pengelola SPBU 14.293.134 Inhu terhadap jurnalis yang sedang menjalankan tugas jurnalistiknya.
”Kenapa harus takut dan minta foto dihapus kalau memang tidak bermain? Kalau bersih, untuk apa takut difoto? Ini ada apa?” tegas Dani Silalahi dengan nada geram. Ia menegaskan bahwa ada indikasi kuat yang sengaja ditutupi oleh pihak SPBU terkait aktivitas pengisian BBM subsidi ilegal tersebut.
Merespons tindakan intimidatif dan dugaan penyelewengan BBM subsidi ini, Dani Silalahi memastikan akan menyurati Kapolda Riau dan Direksi Pertamina. APJI mendesak aparat penegak hukum dan regulator untuk segera mengusut tuntas, menindak tegas, serta memberikan sanksi berat kepada pihak SPBU yang terbukti melanggar aturan.
Tidak berhenti di situ, APJI juga menyoroti pengakuan pengawas SPBU yang mengklaim sering memberikan “bantuan” kepada jurnalis yang datang. APJI mempertanyakan maksud “bantuan” tersebut dan mengindikasikan adanya dugaan suap demi meredam pemberitaan serta mengamankan aktivitas ilegal SPBU. Dani menegaskan bahwa investigasi ini baru permulaan dan tim APJI DPD Riau akan terus mengerahkan segenap kemampuan untuk membongkar seluruh data serta permainan kotor SPBU nakal di wilayah Riau.
Robby.






