Waingapu, BTN – Sudah tiga hari terakhir warga di Jalan Sriwijaya, Kelurahan Kambaniru, Kabupaten Sumba Timur, harus bertahan tanpa pasokan air bersih dari Perumda Air Minum Matawai Amahu. Gangguan distribusi tersebut dikeluhkan warga karena telah menghambat berbagai aktivitas rumah tangga yang bergantung pada ketersediaan air. 16/07/2026
Mulai dari memasak, mandi, mencuci hingga kebutuhan sanitasi sehari-hari terpaksa dilakukan dengan berbagai keterbatasan. Sebagian warga bahkan harus mencari sumber air alternatif demi memenuhi kebutuhan keluarga.
“Air sudah tidak mengalir selama tiga hari. Kami berharap secepatnya kembali normal karena air merupakan kebutuhan pokok,” ungkap salah seorang warga kepada Brantas Tipikor News, Kamis (16/7/2026).
Menindaklanjuti keluhan masyarakat, Brantas Tipikor News melakukan konfirmasi langsung kepada petugas Perumda Air Minum Matawai Amahu yang berada di lapangan. Petugas menjelaskan bahwa saat ini sedang dilakukan perbaikan jaringan pipa di wilayah Mbatakapidu. Akibat pekerjaan tersebut, distribusi air menuju Kelurahan Kambaniru untuk sementara dihentikan.
Saat ditanya mengenai target penyelesaian pekerjaan, petugas mengaku belum dapat memastikan waktu normalisasi distribusi air. Meski demikian, ia menegaskan bahwa tim teknis sedang berupaya menyelesaikan perbaikan secepat mungkin agar pelayanan kepada pelanggan dapat kembali berjalan normal.
Di sisi lain, warga menilai gangguan yang berlangsung hingga tiga hari perlu disertai penyampaian informasi yang lebih terbuka kepada pelanggan. Menurut mereka, masyarakat berhak mengetahui penyebab gangguan, estimasi waktu penyelesaian, serta perkembangan proses perbaikan agar tidak terus berada dalam ketidakpastian.
Kondisi ini juga menjadi perhatian mengingat pelayanan air bersih merupakan layanan dasar yang menyangkut kebutuhan hidup masyarakat. Karena itu, kecepatan penanganan gangguan serta transparansi informasi dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan pelanggan terhadap pelayanan Perumda.
Brantas Tipikor News akan terus memantau perkembangan proses perbaikan dan membuka ruang bagi manajemen Perumda Air Minum Matawai Amahu untuk memberikan penjelasan resmi, termasuk mengenai penyebab kerusakan, langkah penanganan, serta estimasi normalisasi distribusi air kepada pelanggan di Kelurahan Kambaniru.
(Piter Kabiro, Sumba Timur)






