Scroll Untuk Lanjut Membaca

​BANGGAI KEPULAUAN – Sebuah kisah perjuangan yang sarat akan tekad dan air mata siap mengudara dari tanah Banggai Kepulauan. Melangkah ke kelas 57 KG Amatir Elite dalam ajang bergengsi Kejuaraan Tinju Pertina Banggai yang akan diselenggarakan pada 8 Juni 2026, seorang putri daerah asal Desa Tunggaling, Banggai Kepulauan siap membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah dinding penghalang untuk mengukir prestasi emas. Jumat 29/05/2026

​Bagi atlet muda berbakat ini, naik ke atas ring bukan sekedar tentang kompetisi memperebutkan medali. Ini adalah panggung pembuktian bahwa anak muda dari pelosok desa mampu bersinar dan sejajar dengan para petarung elite lainnya.

​Berjuang di Tengah Keterbatasan

​Di balik pukulan yang kuat dan langkah kaki yang lincah di sirkuit tinju, terdapat kisah menyentuh tentang pengorbanan. Atlet ini dibesarkan oleh seorang ibu tunggal (janda) yang berprofesi sebagai seorang guru. Meski menyandang profesi mulia sebagai pendidik, sang ibu harus berjuang seorang diri dengan segala keterbatasan ekonomi untuk mendukung mimpi besar putrinya.

​Namun, keterbatasan finansial tersebut tidak mengikis semangat mereka. Justru dari rumah sederhana di Desa Tunggaling itulah, mental seorang juara ditempa. Setiap tetes keringat di sesi latihan adalah penghormatan bagi perjuangan sang ibu yang tinggal seorang diri demi melihat putrinya melangkah maju.

​Satu Tujuan: Pulang Membawa Kebanggaan

​Menghadapi kompetisi pada 8 Juni mendatang, target yang diusung sangat jelas: Tunjukkan dirimu, dan buktikan bahwa kamu adalah yang terbaik.

​”Disiplin adalah bahan bakar, fokus adalah kemudi, kemenangan adalah tujuan.”

​Prinsip itulah yang tertanam kuat dalam dadanya menghadapi sisa waktu menjelang pertandingan. Ia tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga harapan sang ibu dan kehormatan Kabupaten Banggai Kepulauan.

​Masyarakat Desa Tunggaling dan seluruh warga Banggai Kepulauan kini memberikan dukungan penuh dan doa terbaik. Harapannya satu: bertarunglah dengan hati, jaga sportivitas, dan pulanglah dengan membawa prestasi yang membanggakan keluarga serta daerah tercinta.

 

(JEIN)