TABANAN, BALI –BTN 25/02/2026- Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) kembali terjadi di jalur maut Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di kawasan Gardu Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan. Insiden hebat yang melibatkan armada angkutan barang ini terjadi pada Rabu siang, 25 Februari 2026, dan memicu kemacetan panjang di jalur utama logistik Bali-Jawa tersebut
Berdasarkan pantauan visual dari lokasi kejadian, sebuah truk berwarna kuning dengan identitas “Sun Power” pada bagian pintu kabin, mengalami kerusakan parah setelah terlibat benturan keras. Bagian depan truk (kabina) tampak ringsek nyaris tak berbentuk, menunjukkan besarnya kekuatan hantaman yang terjadi.
Proses evakuasi yang berlangsung siang ini menarik perhatian warga sekitar dan pengguna jalan lainnya. Sejumlah warga sipil bersama petugas tampak bahu-membahu menaiki bangkai kendaraan yang ringsek untuk membantu mengeluarkan material maupun memastikan kondisi di dalam ruang kemudi. Penggunaan tali pengaman dan alat seadanya terlihat dalam upaya pembersihan jalur agar lalu lintas bisa kembali normal.
Kawasan Gardu Antosari hingga wilayah Ton memang dikenal oleh para sopir logistik sebagai salah satu titik paling rawan di jalur Denpasar-Gilimanuk. Kondisi jalan yang memiliki karakteristik tikungan tajam disertai tanjakan dan turunan curam seringkali menjadi faktor penyebab kecelakaan, terutama bagi kendaraan berat yang mengalami rem blong atau gagal menanjak.
“Kondisi di lapangan saat ini masih dalam penanganan. Kerusakan kendaraan cukup berat di bagian depan, sehingga proses pemindahan bangkai truk memerlukan waktu dan kehati-hatian agar tidak membahayakan evakuator,” ujar salah satu saksi mata di lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas dari arah Gilimanuk menuju Denpasar maupun sebaliknya sempat mengalami ketersendatan total selama proses evakuasi berlangsung. Antrean kendaraan besar seperti bus AKAP dan truk tronton mengular hingga beberapa kilometer.
Pihak kepolisian dari Satlantas Polres Tabanan diimbau untuk segera melakukan olah TKP guna memastikan penyebab pasti kecelakaan, apakah karena faktor kelalaian manusia (human error), kegagalan mekanis kendaraan, atau kondisi jalan yang licin.
Pastikan sistem pengereman dan kondisi ban dalam keadaan prima sebelum melintasi jalur Selemadeg.
Berikan ruang aman, terutama saat berada di belakang kendaraan besar di tanjakan Antosari.
Jangan memaksakan berkendara dalam kondisi mengantuk di jalur lintas provinsi ini.
Ini pesan moral dari Satlantas Bali
Sampai berita ini tayang media ini belum mengetahui kerugian materil maupun Materi,dan korban MD atas nama Arianto Bulu Lero,Warga Desa Totok Kecamatan Loura,Kabupaten Sumba Barat Daya,(SBD) dan korban luka ringan belum diketahui perisis berapa orang jumlahnya,
Redaksi






