BANGGAI KEPULAUAN, BTN – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kecamatan Peling Tengah pada Minggu (14/9/2025) menyebabkan terjadinya tanah longsor di Desa Patukuki.
Peristiwa ini merusak jalan sepanjang 70 meter di RT 10 Tilani Dusun III, menyebabkan akses utama bagi 204 jiwa warga dan pelajar terputus total.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Kapolsek Liang, IPDA I Wayan Sukarman, S.H., bersama anggota, Kasih Trantib Camat Peling Tengah Jufri P. Sutia, S.Pd., dan perwakilan Pemerintah Desa Patukuki, Ram J. Mat’i, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Rabu (17/9/2025).
Tinjauan ini dilakukan untuk melihat kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait.
Dalam pertemuan dengan warga di gedung Posyandu setempat,
Kapolsek Liang menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan dan Anggota Dewan sudah merespon cepat laporan yang disampaikan oleh Pemerintah Desa Patukuki.
Mereka telah meninjau lokasi longsor pada Selasa (16/9/2025) dan berupaya agar perbaikan jalan dapat segera dilaksanakan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan selalu menjaga situasi Kamtibmas agar tetap kondusif,” ujar IPDA I Wayan Sukarman.
Ia juga menambahkan agar warga tidak segan untuk melaporkan setiap permasalahan kepada Pemerintah Desa atau Polsek Liang.
Dampak dari longsor ini tidak hanya memutus akses warga Tilani ke Desa Patukuki, tetapi juga menghambat kegiatan ekonomi dan pendidikan.
Tercatat, lima siswa PAUD, satu siswa TK, tujuh siswa SMP, dan satu siswa SMA yang tinggal di RT 10 Tilani tidak dapat pergi ke sekolah.
Selain itu, kegiatan rutin warga yang menjual hasil kebun di Desa Patukuki setiap hari Selasa juga terhenti.
Kapolsek Liang dan timnya akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan bencana ini berjalan dengan baik, demi mempercepat pemulihan akses jalan dan membantu masyarakat terdampak.






