MAKASSAR, BTN – Pembina Organisasi Ikatan Keluarga Mahasiswa Banggai Kepulauan Makassar (IKMBM), Aprianto Siduan, menyerukan agar mahasiswa Bangkep tidak larut dalam apatisme, melainkan tampil sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep).
Ia menilai, kompleksitas persoalan daerah saat ini sudah pada titik yang tak bisa lagi diselesaikan hanya oleh Pemkab semata, melainkan butuh kolaborasi lintas sektor.
Pernyataan tegas ini disampaikan Aprianto Siduan saat diwawancarai oleh salah satu anggota Investigasi Pusat Berantastipikornews.co.id (BTN) melalui pesan WhatsApp di Makassar, Selasa (21/10/2025).
”Kabupaten Banggai Kepulauan memiliki masalah yang kompleks, dan tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah itu sendiri. Sudah saatnya kita membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dari semua pihak,” ujar Aprianto.
Mahasiswa Jangan Apatis.Jembatan Suara Rakyat dan Pengawas Kebijakan,
Aprianto menekankan bahwa mahasiswa memiliki modal besar yang tidak dimiliki pihak lain, yakni idealisme, kecerdasan, dan rasa tanggung jawab sosial yang tinggi.
Oleh karena itu, ia secara khusus mendorong mahasiswa Bangkep untuk menghentikan sikap apatis terhadap akar permasalahan yang kini dihadapi daerah asal mereka.
Lebih lanjut, ia menyoroti peran ganda mahasiswa. Pertama, sebagai penyambung lidah masyarakat yang bertindak sebagai jembatan untuk menyuarakan aspirasi dan mengadvokasi kebijakan yang berpihak pada rakyat.
Kedua, sebagai pengawas yang kritis terhadap kebijakan publik yang dikeluarkan pemerintah.
“Mahasiswa tidak boleh hanya melihat dari kacamata pemerintah yang tertuang dalam RPJMD. Kalian dituntut bagaimana memandang masalah-masalah yang ada di daerah asalnya sebagai agen perubahan (agent of change) yang memiliki peran signifikan dalam mendorong kemajuan dan perbaikan,” tegasnya.
Yakin Mahasiswa Hebat, Pelopor Perubahan Menuju Indonesia Emas 2045
Untuk memastikan kebijakan pemerintah sejalan dengan kepentingan masyarakat dan prinsip keadilan,Aprianto mendorong mahasiswa melakukan kajian dan analisis mendalam terhadap setiap kebijakan.
“Saya yakin mahasiswa asal Kab. Banggai Kepulauan itu hebat, cerdas, dan punya idealisme tinggi. Kalian calon pemimpin masa depan,” ujarnya optimis.
Ia juga menantang mahasiswa untuk menjadi pelopor perubahan dengan menginisiasi program-program konkret seperti meningkatkan kualitas pendidikan, kesejahteraan masyarakat, hingga menjadi Penggerak Literasi.
Aprianto menutup dengan menekankan bahwa semua upaya ini harus selaras dengan Visi Banggai Kepulauan, “Bersama Indonesia Maju, Menuju Indonesia Emas 2045″, yang mencakup penciptaan SDM berkualitas, pembangunan ekonomi tangguh berbasis potensi unggulan, serta percepatan infrastruktur yang merata dan ramah lingkungan.
”Aspirasi yang perlu disuarakan di daerah sangatlah beragam dan tergantung pada kondisi dan permasalahan yang dihadapi masyarakat saat ini, agar ada perbaikan di seluruh aspek kehidupan masyarakat,” pungkas Aprianto Siduan.






