Langata, SBD – Suasana haru dan penuh kehangatan mewarnai acara perpisahan dan pelepasan siswa-siswi Pendidikan Anak Usia Dini Kelompok Bermain (PAUD KB) Alfa dan Omega Dusun 4 Langata, Desa Karuni, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), pada Jumat (26/06/2026). Mengusung tema yang sarat makna, “Belajar Hari Ini, Besok Jadi Bintang”, momentum ini menandai berakhirnya tahun ajaran 2025/2026 sekaligus babak baru bagi anak-anak usia dini tersebut.
Kegiatan yang dipusatkan di Gedung PAUD KB Alfa dan Omega ini dimulai tepat pukul 09.00 WITA hingga selesai. Acara ini dihadiri oleh seluruh peserta didik, baik yang diwisuda maupun yang naik kelas, para orang tua/wali murid, dewan guru, serta sejumlah tamu undangan penting. Jalannya acara berlangsung dengan tertib dan dipandu secara apik oleh Maria Goreti Lede selaku pembawa acara (MC).
Sebelum beralih ke sesi formal, kegiatan diawali dengan ibadah singkat yang dipimpin oleh Ibu Ansi guna mengucap syukur atas penyertaan Tuhan selama proses belajar-mengajar satu tahun terakhir. Usai ibadah, suasana langsung semarak dengan berbagai unjuk kebolehan dari anak-anak PAUD KB Alfa dan Omega, mulai dari penampilan tari kreasi, menyanyi bersama, hingga pembacaan puisi yang menggemaskan.
Momen puncak pelepasan ditandai dengan prosesi wisuda yang berlangsung khidmat sekaligus menyentuh hati. Air mata haru tak terbendung dari mata para orang tua saat mereka menyematkan tanda kelulusan dan memindahkan tali toga di kepala buah hati mereka, sebagai simbol kesiapan anak-anak ini melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Kepala sekaligus Pengelola PAUD KB Alfa dan Omega, Leba Malo, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur yang mendalam serta apresiasi yang tinggi kepada para orang tua. Ia berterima kasih karena masyarakat telah memberikan kepercayaan penuh kepada lembaga pendidikan yang dipimpinnya untuk mendidik anak-anak mereka selama satu tahun ini.
“Tema kita hari ini adalah ‘Belajar Hari Ini, Besok Jadi Bintang’. Ini mengandung makna bahwa apa yang didapatkan anak-anak hari ini di bangku PAUD merupakan fondasi awal dan bekal berharga untuk bersinar di jenjang Sekolah Dasar (SD) nanti. Karenanya, jangan pernah berhenti belajar,” ujar Leba Malo memotivasi.
Lebih lanjut, Leba Malo mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya dibebankan kepada guru di sekolah. Di rumah, peran ayah dan bunda adalah yang paling utama dalam membentuk karakter anak, termasuk dengan mengajarkan kedisiplinan, rajin berdoa, membaca buku, serta membatasi penggunaan gawai (HP).
Ia menaruh harapan besar agar seluruh lulusan PAUD KB Alfa dan Omega Dusun 4 Langata dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, sehat, cerdas, dan mampu membawa kebanggaan bagi Desa Karuni. “Kami menitipkan anak-anak ini untuk melanjutkan ke sekolah dasar, mohon untuk terus dibina. Semoga kelak mereka menjadi bintang yang mengharumkan nama Kecamatan Loura dan Kabupaten SBD,” pungkasnya.
Apresiasi senada juga datang dari perwakilan komite dan orang tua murid, yang memuji dedikasi serta kesabaran para guru dalam mendidik anak usia dini. “Kami melihat perkembangan yang sangat luar biasa dari anak-anak kami. Dari yang awalnya belum bisa memegang pensil dengan benar, sekarang sudah bisa berhitung dan bernyanyi. Terima kasih banyak untuk Bunda-Bunda Guru,” ungkapnya tulus.
Dukungan penuh terhadap kemajuan pendidikan anak usia dini juga ditegaskan oleh jajaran Pemerintah Desa Karuni yang turut hadir, di antaranya Sekretaris Desa Melkisedek B. Geli, Kepala Dusun Antonius B. Dona, perwakilan BPD Bernardus Bani Bulu, serta perwakilan Komite Emanuel Ledu dan Pelipus W. Bulu. Pemdes Karuni menyatakan komitmennya untuk siap membantu peningkatan sarana prasarana PAUD ke depan, sebab investasi pada anak usia dini adalah kunci utama untuk memperkuat fondasi SD hingga masa depan SBD yang lebih tangguh. Seluruh rangkaian acara tersebut kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama, penyerahan bingkisan, dan ramah tamah.
Kabiro SBD: EMAN LEDU






