Scroll Untuk Lanjut Membaca

Tambolaka, SBD, BTN – Satlantas Polres Sumba Barat Daya bersama Dispenda Provinsi NTT dan Dispenda Kabupaten SBD menggelar operasi penertiban kendaraan yang mati pajak maupun menunggak pajak di wilayah hukum Polres SBD. 9/06/2026

Kegiatan yang akan berlangsung selama beberapa hari ke depan ini menyasar kendaraan roda dua dan roda empat yang belum melunasi kewajiban Pajak Kendaraan Bermotor.

*Operasi Gabungan Jemput Bola*

Operasi gabungan dilaksanakan di sejumlah titik strategis, di antaranya Jl. Lintas Tambolaka–Waikabubak dan pusat kota Tambolaka. Petugas dari Satlantas, Dispenda, dan Jasa Raharja turun langsung memeriksa kelengkapan STNK dan masa berlaku pajak.

Untuk memudahkan masyarakat, Samsat SBD juga menyiapkan alat di lokasi razia. Warga yang terjaring bisa langsung membayar pajak di tempat tanpa harus ke kantor Samsat.

*Kasatlantas: Ini Bukan Razia Dadakan*

Kasatlantas Polres SBD, Iptu Elias Ballo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rendahnya kepatuhan pajak kendaraan di SBD.

“Kami menegaskan, operasi ini bukan razia dadakan. Ini sudah direncanakan bersama Dispenda Provinsi dan Dispenda Kabupaten sebagai upaya meningkatkan PAD dari sektor PKB,” ujar Iptu Elias Ballo, Selasa 9 Juni 2026.

Ia menambahkan, penertiban ini sekaligus untuk menekan angka kendaraan bodong dan memastikan setiap kendaraan yang melintas memiliki legalitas lengkap. “Kami tindak tegas kendaraan tanpa STNK, STNK mati, atau yang sudah menunggak pajak bertahun-tahun. Tapi kami juga buka ruang untuk warga melunasi di tempat,” tegasnya.

*Imbauan Manfaatkan Pemutihan*

Kasatlantas mengimbau masyarakat SBD memanfaatkan momentum ini, terutama jika sedang ada program pemutihan denda dari Pemprov NTT.

“Kami mengimbau warga yang pajaknya mati atau nunggak segera diurus. Bayar pajak itu kewajiban. Dengan pajak hidup, STNK aman, perjalanan juga nyaman. Jangan tunggu ditilang baru menyesal,” imbaunya.

Kepala UPTD Samsat SBD, Erlin membenarkan bahwa realisasi PKB di SBD masih di bawah target. “Lewat operasi gabungan ini kami jemput bola. Masyarakat tidak ada alasan lagi jauh atau sibuk. Petugas kami siap melayani di lokasi,” katanya.

Selama operasi, petugas dilengkapi surat perintah dan memasang papan pemberitahuan. Tindakan penilangan dilakukan sesuai prosedur, disertai edukasi kepada pengendara.

_Operasi penertiban akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Polres SBD melalui Kasatlantas meminta masyarakat menyiapkan STNK, SIM, dan bukti pelunasan pajak sebelum berkendara.

**** Berantas TipikorNews Co.id ****