SUMBA BARAT DAYA, BTN — Rangkaian prosesi pengukuhan Pengurus Kerukunan Keluarga Bima-Dompu (KKBD) Kabupaten Sumba Barat Daya periode 2026–2029 mencapai puncaknya melalui ritual penyerahan bendera pataka organisasi. Momen bersejarah tersebut berlangsung khidmat di Gedung Fortuna, Tambolaka, pada Minggu (2/8/2026).
Penyerahan bendera pataka organisasi ini bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan menjadi simbol pemindahan amanah, martabat, dan tanggung jawab kepemimpinan kepada jajaran pengurus baru.
Panji kebesaran KKBD SBD tersebut diserahkan secara langsung kepada Ketua Umum KKBD SBD terpilih, Djaidul Chair.
Saat mengibarkan dan menerima bendera organisasi di hadapan ratusan pasang mata, Djaidul Chair mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas kepercayaan yang diberikan.
Ia menegaskan komitmennya untuk menjaga marwah organisasi serta menjalankan roda kepemimpinan dengan penuh rasa tanggung jawab. “Semoga amanah dan organisasi ini dapat kita jaga serta kembangkan bersama dengan baik,” ungkapnya.
Secara filosofis, penyerahan bendera berpati logo KKBD ini menjadi penanda resmi dimulainya masa bakti kepengurusan periode 2026–2029.
Lebih dari sekedar lambang, bendera tersebut diharapkan dapat menjadi simpul pemersatu yang merangkul seluruh warga perantauan Bima-Dompu di bumi Sumba Barat Daya.
Prosesi penyerahan pataka berlangsung penuh kekhidmatan dan disaksikan langsung oleh Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, S.T., bersama mantan Bupati SBD, Bapak MDT.
Kemeriahan dan kehangatan acara turut dirasakan oleh sekitar 500 warga keluarga besar Bima-Dompu serta para tamu undangan yang memadati lokasi kegiatan.
Kabiro SBD: Eman Ledu.






