MINAHASA SELATAN – BTN 17/04/2026-Menanggapi pemberitaan yang beredar mengenai dugaan pemberian uang ilegal dari RT kepada KL di wilayah Minahasa Selatan (Minsel), pihak terkait memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan kepada publik yang sempat berkembang.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

​Setelah dilakukan klarifikasi langsung, RT menegaskan bahwa uang tersebut bukanlah pemberian untuk tujuan melawan hukum sebagaimana berita yang beredar. Fakta sebenarnya menunjukkan bahwa transaksi tersebut adalah pengembalian pinjaman yang dilakukan sesuai dengan kesepakatan jangka waktu oleh kedua belah pihak.

​Dalam keterangannya, RT menjelaskan bahwa uang tersebut merupakan urusan utang-piutang pribadi yang terjadi di wilayah Minsel dan tidak memiliki keterkaitan dengan isu-isu lain yang sempat diberitakan sebelumnya.

​“Uang tersebut murni pengembalian pinjaman dan tidak ada sangkut pautnya dengan hal-hal lain. Saya (RT) mengembalikan langsung kepada KL. Sebagai bukti transaksi, kami memiliki dokumentasi foto saat penyerahan uang tersebut dilakukan di ruang Kanit Intel polres Minsel,” ujar RT.

​Senada dengan hal tersebut, Roland turut menegaskan bahwa kejadian di Minsel ini bersifat personal. Ia membantah keras adanya keterlibatan lembaga atau organisasi tertentu dalam transaksi tersebut.

​“Pengembalian uang ini tidak ada hubungannya dengan instansi, institusi, organisasi, maupun oknum manapun sebagaimana yang dimaksud dalam pemberitaan sebelumnya. Ini murni urusan pengembalian pinjaman uang,” tegas Roland.

​Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat di Minahasa Selatan dan pihak-pihak terkait dapat memahami duduk perkara yang sebenarnya berdasarkan bukti transaksi yang ada, sehingga spekulasi yang tidak berdasar dapat segera berakhir.

Meykel