WAINGAPU, BTN — 7 Mei 2026 — Semangat swasembada pangan bergelora di Kelurahan Mauliru. Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, didampingi Wakil Bupati Yonathan Hani, menghadiri prosesi Panen Simbolis Padi Sawah Bantuan Pemerintah di lokasi Optimalisasi Lahan (OPLAH), Jalan Angkasa, Kecamatan Kambera, Kamis (7/5).
Kegiatan ini merupakan tonggak keberhasilan pengelolaan lahan seluas 22 hektar oleh Kelompok Tani Setia Kawan. Dengan menggunakan benih unggul varietas Inpari-32, proyek ini menjadi bukti nyata efektivitas program optimalisasi lahan dan penguatan jaringan irigasi yang digalakkan pemerintah daerah.
Komitmen Mewujudkan Kesejahteraan Petani
Dalam sambutannya di tengah hamparan padi yang menguning, Bupati Umbu Lili Pekuwali memberikan apresiasi tinggi kepada para petani yang menjadi garda terdepan ketahanan pangan daerah.
“Keberhasilan panen ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat mampu menghasilkan dampak signifikan bagi produksi pangan kita. Kami akan terus memastikan sektor pertanian tetap menjadi prioritas strategis demi kesejahteraan masyarakat Sumba Timur,” tegas Bupati.
Beliau juga berpesan agar semangat gotong royong tetap dijaga dan bantuan sarana prasarana dari pemerintah dikelola secara optimal demi keberlanjutan hasil tani di masa depan.
Strategi Penguatan Sektor Pangan
Berbicara kepada awak media BTN usai kegiatan, Bupati menekankan bahwa penguatan sektor pertanian bukan sekadar program rutin, melainkan jantung ekonomi Sumba Timur. Mengingat mayoritas penduduk menggantungkan hidup pada sektor agraris, pemerintah berkomitmen pada tiga pilar utama:
Optimalisasi Lahan: Memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif.
Infrastruktur Irigasi: Menjamin ketersediaan air yang stabil untuk pola tanam yang teratur.
Pendampingan Intensif: Melibatkan penyuluh pertanian untuk memastikan petani mengadopsi teknologi dan metode tanam terbaik.
Sinergi Lintas Sektor
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, antara lain:
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Timur.
Camat Kambera & Kepala BP3K Kecamatan Kambera.
Para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).
Seluruh anggota Kelompok Tani Setia Kawan dan masyarakat setempat.
Momentum panen ini menjadi simbol kemandirian pangan Sumba Timur, sekaligus mempertegas posisi kabupaten sebagai daerah yang tangguh dan siap menghadapi tantangan pemenuhan pangan di masa depan.






