KURIMA, BTN – Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah penugasan, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 645/GTY Pos Kurima meluncurkan program pelayanan kesehatan gratis. Mengusung tema “Torang Sehat Kampung Kuat”, program ini menyediakan layanan medis siaga 1 x 24 jam serta aksi Door to Door (dari rumah ke rumah) bagi warga Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Jumat 3/07/2026
Aksi kemanusiaan yang berlangsung di Kampung Obolma ini digerakkan oleh 11 personel Pos Kurima di bawah pimpinan langsung Danpos Kurima, Letda Inf Nurdin Muhayat. Kehadiran para prajurit TNI ini disambut hangat oleh warga setempat yang memang membutuhkan akses layanan kesehatan yang cepat dan terjangkau.
Letda Inf Nurdin Muhayat menjelaskan bahwa kombinasi antara posko kesehatan yang siaga penuh dan metode jemput bola ke perkampungan sengaja diterapkan agar TNI bisa hadir lebih awal. Pendekatan preventif ini diharapkan dapat mempercepat perwujudan visi “Kurima Sehat” yang mandiri dan tangguh.
Dalam pelaksanaannya, tim medis Satgas Yonif 645/GTY tidak hanya melakukan pemeriksaan fisik secara umum. Mereka juga aktif memberikan penyuluhan mengenai pentingnya sanitasi, serta membagikan obat-obatan, suplemen, dan vitamin yang diperlukan secara cuma-cuma demi menjaga imunitas tubuh masyarakat.
”Kesehatan adalah investasi paling berharga bagi masa depan. Melalui pelayanan kesehatan ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi tubuh dengan memanfaatkan fasilitas pemeriksaan yang sudah kami sediakan,” ujar Letda Inf Nurdin Muhayat di sela-sela kegiatan.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Lebih dari itu, sinergi yang erat antara petugas medis TNI dan masyarakat lokal diharapkan dapat menjadi fondasi dalam membangun lingkungan yang lebih sehat.
Di tempat terpisah, Dansatgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 645/GTY, Letkol Inf Yan Rangga Rahabistara, S.M., menegaskan bahwa seluruh fasilitas dan pengobatan ini diberikan 100 persen gratis untuk seluruh lapisan masyarakat, mulai dari para tokoh adat, mama-mama, pemuda, hingga anak-anak di Distrik Kurima.
Letkol Inf Yan Rangga menyampaikan bahwa strategi ‘jemput bola’ ke wilayah pelosok merupakan komitmen mutlak TNI untuk memastikan negara hadir dalam menjamin kesehatan masyarakat Papua. Keramahan dan kesantunan prajurit di lapangan pun menjadi kunci utama tingginya antusiasme warga yang datang berobat.
Manfaat besar dari program ini dirasakan langsung oleh masyarakat setempat. Salah seorang tokoh pemuda Distrik Kurima mengungkapkan rasa haru dan terima kasihnya atas ketulusan para prajurit Satgas Yonif 645/GTY yang rela berjalan kaki mendatangi rumah-rumah warga demi memberikan pengobatan.
”Terima kasih banyak Bapak TNI atas kehadirannya di kampung kami. Kami masyarakat di sini sangat terbantu sekali dengan pengobatan gratis ini, dan kami semua semakin cinta dengan TNI,” ungkap tokoh pemuda tersebut dengan penuh semangat.
Sumber Informasi:
Pen Satgas Yonif 645/GTY (Gardatama Yudha) | 645/GAS TRUS 🇲🇨






