Scroll Untuk Lanjut Membaca

Waikelo, Sumba Barat Daya, BTN – Anak-anak sekolah yang melintasi muara di pantai Waikelo menjadi kekhawatiran bagi orang tua mereka, terutama di musim penghujan dan banjir. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, orang tua siswa diminta untuk menjemput anak-anak mereka yang melintasi muara tersebut. 29/1/2026

Beberapa orang tua siswa dan masyarakat sekitar mengungkapkan kekhawatiran mereka terkait jalur penghubung yang belum memadai, sehingga membuat anak-anak sekolah harus melintasi muara yang berbahaya. “Kami sangat khawatir dengan keselamatan anak-anak kami, terutama di musim penghujan dan banjir,” kata salah satu orang tua siswa.

Sesuai data lapangan yang dihimpun media ini, jalur muara bagian barat pantai Waikelo telah terpantau oleh tim dari pusat ( Vertical Rescue Indonesia ) untuk dibangun jembatan payung yang akan memudahkan akses masyarakat dan anak sekolah. “Kami berharap jembatan payung ini dapat segera dibangun sehingga anak-anak kami dapat melintasi muara dengan aman,” ungkap Abdul Wahab Awat, salah satu tokoh masyarakat.

Kekhawatiran Orang Tua Siswa:

– Keselamatan anak-anak sekolah yang melintasi muara
– Jalur penghubung yang belum memadai
– Bahaya di musim penghujan dan banjir

Solusi:

– Pembangunan jembatan payung di muara bagian barat pantai Waikelo
– Orang tua siswa diminta untuk menjemput anak-anak mereka yang melintasi muara
– Peningkatan keselamatan anak-anak sekolah yang melintasi muara.

**** Berantas TipikorNews ****

Kabiro SBD, Eman Ledu.