BANGGAI LAUT – BTN 22/05/2026-PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan setempat mengumumkan rencana penghentian sementara pasokan aliran listrik di sejumlah wilayah Kabupaten Banggai Laut. Langkah ini diambil dalam rangka pelaksanaan pemeliharaan pembangkit dan sistem penyaluran listrik guna meningkatkan keandalan serta kualitas pelayanan jangka panjang kepada masyarakat di bumi Balut.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

​Berdasarkan jadwal resmi yang dirilis pihak manajemen, proses pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan ini akan berlangsung selama dua hari berturut-turut, yakni mulai Jumat, 22 Mei 2026 hingga Sabtu, 23 Mei 2026. Manajemen PLN menjelaskan bahwa manajemen beban dan teknis pengerjaan di lapangan memaksa dilakukannya pemadaman bergilir pada jam-jam tertentu guna menjamin keselamatan para petugas teknis.

​Pada hari pertama, Jumat 22 Mei 2026, pengerjaan fase awal akan dimulai pada pagi hari pukul 09.00 WITA hingga sore hari pukul 17.00 WITA. Wilayah pemeliharaan pada jam tersebut difokuskan pada area recloser (Rec) TVRI, Rec Pakasua, Rec Adean, dan Rec Kejaksaan, yang berdampak pada pemadaman sebagian wilayah Kecamatan Banggai, Kecamatan Banggai Utara, sebagian Kecamatan Banggai Tengah, serta Kecamatan Banggai Selatan.

​Tidak berhenti di situ, PLN juga menjadwalkan pengerjaan fase kedua pada hari yang sama yang dimulai pada sore hari pukul 16.00 WITA hingga tengah malam pukul 00.00 WITA. Penghentian pasokan listrik pada durasi ini menyasar area Rec Carabella dan Rec Perempatan, di mana dampak pemadaman akan dirasakan oleh sebagian masyarakat yang bermukim di wilayah Kecamatan Banggai.

​Memasuki hari kedua, Sabtu 23 Mei 2026, petugas teknis dijadwalkan kembali melakukan pemeliharaan pada sektor F. Matanga mulai pukul 09.00 WITA hingga pukul 17.00 WITA. Penormalan jalur dan perawatan infrastruktur pada titik ini akan berdampak langsung pada kestabilan arus listrik di sebagian Kecamatan Banggai, seluruh wilayah Kecamatan Banggai Tengah, serta Kecamatan Banggai Selatan.

​Selanjutnya, sebagai langkah pemungkas dari rangkaian pemeliharaan berkala ini, pihak PLN akan kembali mengoptimalkan pengerjaan di sektor Rec Carabella dan Rec Perempatan pada Sabtu malam, mulai pukul 16.00 WITA hingga pukul 00.00 WITA. Sebagaimana malam sebelumnya, pemeliharaan di titik krusial ini kembali berdampak pada sebagian pelanggan di wilayah Kecamatan Banggai.

​Pihak manajemen PLN menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan di Kabupaten Banggai Laut atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari kebijakan penghentian pasokan sementara ini. PLN menegaskan bahwa langkah ini murni dilakukan demi perawatan preventif aset negara agar tidak terjadi kerusakan fatal yang berpotensi memicu pemadaman total di kemudian hari.

​Dalam rilis resminya, PLN juga mengharapkan pengertian, kesabaran, serta dukungan doa dari seluruh lapisan masyarakat agar para petugas teknis di lapangan diberikan kelancaran dan keselamatan. Dukungan moral dari pelanggan dinilai sangat penting agar pengerjaan berat dan berisiko tinggi ini dapat diselesaikan secara tepat waktu demi kenyamanan bersama.

​Pihak perusahaan juga memberikan catatan penting bahwa estimasi waktu dan jadwal pemeliharaan yang telah disusun tersebut bersifat dinamis. Di lapangan, situasi intervensi teknis sangat bergantung pada faktor cuaca dan kondisi riil geografis, sehingga jadwal sewaktu-waktu dapat berubah menyesuaikan dinamika perkembangan kerja tim di area terdampak.

​Bersamaan dengan rilis pemeliharaan ini, PLN turut mengeluarkan maklumat penting terkait imbauan keselamatan ketenagalistrikan (K2) kepada masyarakat luas. Salah satu poin utamanya adalah mengingatkan warga agar menjaga jarak aman minimal 3 meter antara Jaringan Tegangan Menengah (JTM) 20 kV dengan pepohonan, bangunan rumah, maupun papan reklame di sekitar lingkungan mereka.

​Masyarakat juga dengan tegas dilarang keras bermain layang-layang di dekat jaringan kabel milik PLN, mengingat aktivitas tersebut sangat rawan memicu korsleting, tersengat arus listrik bertegangan tinggi, hingga menyebabkan terhentinya pasokan listrik secara mendadak. Selain itu, para pemilik kendaraan besar seperti truk dan trailer diimbau untuk tidak memarkir kendaraan mereka terlalu dekat dengan fasilitas jaringan listrik.

​Sebagai penutup, PLN meminta masyarakat untuk selalu memperhatikan rambu peringatan bahaya serta menjauhkan benda-benda yang mudah menghantarkan arus, seperti bendera dan umbul-umbul, dari kabel tegangan menengah. Bagi pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau ingin melakukan pengaduan terkait masalah kelistrikan lainnya, disarankan untuk mengakses aplikasi resmi PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN 123.

Redaksi