TAMBOLAKA, SBD, BTN — Guna memastikan kelancaran dan ketepatan sasaran pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi maupun non-subsidi, Dinas Ekonomi Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) mengambil langkah tegas. Bekerja sama dengan Dinas Perhubungan, Dispenda, serta didukung penuh oleh Polres SBD, tim gabungan menggelar aksi penertiban serentak di seluruh SPBU se-Kabupaten SBD pada Jumat (02/10/2026).
Langkah kolaboratif ini digencarkan sebagai bentuk pengawasan melekat terhadap alokasi BBM agar benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak. Kehadiran personel Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres SBD, memperkuat pengamanan dan penegakan hukum di setiap titik lokasi pengawasan.
Pemerintah Daerah SBD menegaskan bahwa kegiatan pengawasan ini bertujuan untuk menciptakan tertib penyaluran, memangkas antrean panjang yang tidak wajar, serta memberantas berbagai modus penyalahgunaan. Langkah ini menyasar oknum-oknum pelangsir yang kerap memanfaatkan jeriken tanpa izin, kendaraan bertangki modifikasi, hingga praktik pengecer nakal.
”BBM bersubsidi merupakan hak masyarakat kecil, seperti petani, nelayan, dan pengemudi ojek. Karena itu, penertiban ini mutlak dilakukan. Kami memeriksa langsung kondisi di lapangan guna mengantisipasi pengisian berulang serta menyasar kendaraan bodong berspesifikasi modifikasi,” tegas perwakilan petugas Dinas Ekonomi di lokasi penertiban.
Berdasarkan pantauan tim di lapangan, pergerakan tim gabungan dari Dinas Ekonomi, Dishub, Dispenda, dan Satlantas Polres SBD menjangkau sejumlah titik strategis SPBU di wilayah Kota Tambolaka, Wewewa, hingga kawasan Kodi. Petugas menyisir setiap barisan antrean kendaraan guna memastikan kelayakan operasional dan keabsahan dokumen.
Selain melakukan penertiban fisik, petugas secara teliti memeriksa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) milik pengendara yang sedang mengantre. Edukasi dan sosialisasi juga diberikan secara langsung kepada para operator SPBU agar menolak pengisian BBM jeriken yang tidak dilengkapi surat rekomendasi resmi dari dinas terkait.
Jajaran Satlantas Polres SBD melalui Kanitlantas menyatakan kesiapannya untuk mengawal ketat jalannya penertiban demi mewujudkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta menjamin kelancaran arus lalu lintas. Kehadiran kepolisian memastikan area sekitar SPBU tetap kondusif dan bebas dari kemacetan akibat penumpukan kendaraan.
”Kami dari Satlantas Polres SBD mendukung penuh kegiatan penegakan aturan BBM ini. Tugas kami melingkupi pengaturan lalu lintas di area SPBU agar tidak menimbulkan kemacetan, sekaligus menindak tegas kendaraan yang terindikasi melakukan penyalahgunaan BBM subsidi,” ujar perwakilan Satlantas Polres SBD.
Aksi cepat tim gabungan ini mendapat apresiasi positif dari warga Sumba Barat Daya yang selama ini mengeluhkan kelangkaan BBM dan antrean yang mengular akibat ulah oknum pelangsir. Masyarakat berharap kegiatan penegakan aturan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial sesaat, melainkan terus dijalankan secara rutin dan konsisten demi kenyamanan bersama.






