PAISUBEBE, BTN — Kepala Desa Paisubebe, Kecamatan Bokan Kepulauan, Dewanto Jandring, akhirnya angkat bicara terkait dugaan penghinaan terhadap salah satu aktivis yang belakangan ramai diperbincangkan warga, berinisial KL. 7/11/2026
Dewanto menegaskan, dirinya tidak pernah menghina, apalagi menyebut KL dengan kata binatang seperti yang dituduhkan.
Saya tidak pernah menghina, apalagi menyebut KL dengan kata binatang. Itu tidak benar, tegas Dewanto saat di hubungi awak media
Kades juga mempertanyakan klaim KL yang menyebut sudah melakukan konfirmasi kepadanya. Menurut Dewanto, selama tiga hari KL berada di Desa Paisubebe, yang bersangkutan tidak pernah menemui dirinya secara langsung.
KL datang selama tiga hari di desa kami, tapi tidak pernah menemui saya secara langsung. Kok tiba-tiba mengatakan sudah mengkonfirmasi ke saya? ujar Dewanto.
Terkait aturan tamu, Dewanto menjelaskan setiap tamu yang datang ke Desa Paisubebe seharusnya melapor ke pemerintah desa dalam waktu 1×24 jam agar diketahui keberadaannya.
Tamu yang datang ke Desa Paisubebe seharusnya 1×24 jam kami sudah bisa mengetahui. Tapi ini sudah tiga hari kok kami tidak mengetahui, karena memang tidak ada laporan ke kami, jelasnya.
Dewanto mempersilakan KL untuk membuktikan tuduhan penghinaan tersebut jika memang merasa dirugikan.
Kalau memang menurutnya ada penghinaan terhadap dirinya, silakan buktikan. Saya tidak pernah menyebut kata binatang tersebut, pungkas Kades Paisubebe.






