SURABAYA, BTN – Gelombang protes terkait dugaan kriminalisasi terhadap profesi jurnalis akan segera pecah di Surabaya. Sebanyak kurang lebih 1.000 massa yang tergabung dalam Aliansi Jawa Timur Peduli Jurnalis dijadwalkan akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Mapolda Jawa Timur pada Rabu (18/3/2026) siang.
Aksi solidaritas ini dipicu oleh peristiwa Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap seorang wartawan di wilayah Mojokerto baru-baru ini. Pihak aliansi menduga adanya kejanggalan dan mencium aroma “settingan” serta upaya pembungkaman terhadap kebebasan pers.
Menuntut Transparansi dan Keadilan
Koordinator Lapangan, Asis, menyatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk keprihatinan mendalam atas kondisi pers di Jawa Timur. Pihaknya menuntut aparat penegak hukum (APH) untuk bersikap objektif dan tidak menjadikan hukum sebagai alat untuk menekan jurnalis.
“Kami menolak segala bentuk dugaan kriminalisasi dan settingan OTT terhadap wartawan. Aksi ini murni untuk menjaga marwah profesi jurnalis dan memastikan kebebasan pers tetap tegak di bumi Jawa Timur,” ujar Asis dalam keterangannya.
Poin-Poin Utama Tuntutan Aksi:
Menolak Kriminalisasi: Mendesak penghentian segala bentuk intimidasi terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugas profesinya.
Objektivitas Hukum: Menuntut Polda Jatim bersikap transparan dalam menangani kasus OTT di Mojokerto agar tidak menjadi preseden buruk bagi demokrasi.
Keadilan untuk Semua: Menariknya, dalam surat pemberitahuan aksi, aliansi juga mendesak pihak kepolisian untuk segera menuntaskan kasus hukum terkait kematian Ustad Munaha agar tercapai rasa keadilan bagi masyarakat.
Rencana Pelaksanaan
Berdasarkan surat pemberitahuan dengan nomor 001/SP/AMJTPJ/III/2026 yang ditujukan kepada Kasat Intelkam Polrestabes Surabaya, aksi akan dimulai pada pukul 14.00 WIB hingga selesai. Pihak penyelenggara menjamin bahwa kegiatan ini akan berlangsung secara damai dan tertib sesuai dengan UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.
Catatan Redaksi:
Artikel ini disusun berdasarkan dokumen pemberitahuan resmi dari Aliansi Masyarakat Jawa Timur Peduli Jurnalis. Massa mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi potensi kemacetan di sekitar area Jalan Ahmad Yani (depan Polda Jatim) pada jam pelaksanaan aksi tersebut.
Tim Red






