Scroll Untuk Lanjut Membaca

​BANGGAI LAUT, BTN – Cuaca ekstrem yang mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Banggai Laut mulai menimbulkan dampak serius. Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, intensitas hujan yang sangat tinggi menyebabkan genangan air dan banjir mulai merendam sejumlah titik vital di bumi Tano Monondok tersebut. 28/05/2026

​Mengantisipasi situasi yang kian memburuk, warga di beberapa kawasan terdampak dilaporkan mulai bersiap-siap dan mengemas barang berharga mereka guna mengantisipasi datangnya banjir kiriman yang lebih besar.

​Sejumlah Titik Vital Mulai Terendam

​Berdasarkan hasil investigasi dan pantauan langsung tim Brantas Tipikor News di lapangan, luapan air dengan intensitas ringan hingga sedang telah menggenangi beberapa lokasi strategis. Beberapa titik yang terpantau mengalami genangan cukup signifikan antara lain:

​Kawasan Lompio: Genangan air terpantau mulai naik di sekitar area dekat perempatan lampu merah, mengganggu kelancaran arus lalu lintas setempat.

​Wilayah Tano Bonunungan: Debit air yang terus meningkat mulai membanjiri jalanan dan mendekati pemukiman warga.

​Jalur Penghubung Antar-Desa: Akses transportasi antara Desa Tingtingo menuju Desa Bentean kini dilaporkan mulai terhambat akibat genangan air yang menutup badan jalan.

​Masyarakat Mulai Bersiap Evakuasi Mandiri

​Melihat kondisi langit yang masih diselimuti mendung tebal dan hujan yang tak kunjung reda, kepanikan sekaligus kesiapsiagaan warga mulai terlihat. Di beberapa titik rawan, masyarakat secara swadaya mulai memindahkan barang-barang elektronik, dokumen penting, serta kendaraan ke tempat yang lebih tinggi.

​”Kami memilih bersiap-siap lebih awal. Hujan di Tano Monondok kali ini cukup merata dan deras. Kalau debit air dari hulu naik lagi, khawatir banjirnya akan jauh lebih besar dari sekarang,” ujar salah seorang warga setempat.

​Imbauan dan Kewaspadaan Dini

​Hingga berita ini diturunkan, curah hujan di wilayah Kabupaten Banggai Laut terpantau belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda. Pihak-pihak terkait, termasuk masyarakat yang berada di sepanjang bantaran sungai dan dataran rendah, diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan penuh (Siaga 1).

​Bagi para pengguna jalan yang hendak melintasi jalur Desa Tingtingo menuju Desa Bentean serta kawasan lampu merah Lompio diharapkan ekstra berhati-hati atau mencari jalur alternatif guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Tim investigasi di lapangan akan terus memantau perkembangan situasi dan koordinasi dari pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. (Tim/Red)