LUWUK TIMUR, BTN – Tangis haru bercampur rasa syukur mewarnai acara kelulusan dan perpisahan siswa kelas VI SD Satu Baya MPP, Desa Baya, Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai. Agenda tahunan yang berlangsung khidmat pada Selasa (2/6/2026) di halaman sekolah ini dihadiri oleh seluruh wali murid, dewan guru, komite sekolah, serta perwakilan pemerintah desa. 2/06/2026
Sebanyak siswa kelas VI Tahun Ajaran 2025/2026 secara resmi dilepas setelah berhasil menuntaskan pendidikan dasar selama enam tahun. Momen pelepasan ini menjadi tonggak awal bagi para siswa untuk melangkah ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Kepala SD Satu Baya MPP, Indra Widianto Monoarfa, S.Pd., Gr., membuka acara dengan menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh orang tua yang hadir. Ia menekankan bahwa sinergi antara sekolah dan keluarga adalah kunci utama dalam membentuk karakter anak.
”Terima kasih atas kehadiran Bapak dan Ibu sekalian dalam momentum kelulusan sekaligus perpisahan kelas VI ini. Kehadiran komplit orang tua adalah bukti dukungan nyata bagi masa depan anak-anak kita. Harapan kami, para lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan kelak menjadi kebanggaan bagi keluarga serta bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujar Indra dalam sambutannya.
Senada dengan Kepala Sekolah, Ketua Komite SD Satu Baya MPP, Andrianus Angkauu, menegaskan komitmen komite untuk terus mengawal peningkatan mutu pendidikan. Ia mendorong kolaborasi yang erat antara sekolah, masyarakat, dan pemerintah agar layanan pendidikan publik tetap relevan dengan perkembangan zaman.
”Kami selaku komite sekolah akan terus mendorong pertumbuhan kualitas pendidikan agar selalu seimbang dengan kebutuhan masyarakat. Komite siap menjadi jembatan yang kokoh antara pihak sekolah, orang tua, dan pemerintah desa,” tegas Andrianus.
Dukungan penuh juga mengalir dari Pemerintah Desa Baya. Meski Kepala Desa Baya berhalangan hadir secara langsung, perwakilan pemerintah desa yang hadir menyampaikan pujian atas terselenggaranya acara ini sebagai langkah positif dalam membangun kebersamaan warga.
”Mohon maaf, Pak Kades tidak sempat hadir karena ada agenda yang tidak bisa ditinggalkan. Namun, pemerintah desa sangat mendukung kegiatan ini. Ini adalah langkah yang sangat positif dalam mengapresiasi proses belajar dan perjuangan anak-anak kita,” ungkap perwakilan desa.
Momen Puncak yang Menguras Air Mata
Suasana halaman sekolah seketika berubah hening dan emosional saat prosesi pelepasan dimulai. Isak tangis bahagia tak terbendung ketika satu per satu nama siswa dipanggil ke depan untuk menerima tanda kelulusan. Banyak orang tua yang tampak menyeka air mata, terharu melihat buah hati mereka kini telah siap melangkah ke fase remaja.
Rasa terima kasih yang mendalam pun disampaikan oleh perwakilan wali murid kepada seluruh dewan pendidik SD Satu Baya MPP yang telah dengan sabar membimbing anak-anak mereka, baik dalam hal akademik maupun kegiatan ekstrakurikuler.
”Momen indah ini diiringi air mata bahagia dan rasa syukur yang mendalam kepada Allah SWT. Hari ini, anak-anak kami resmi menyelesaikan masa belajarnya di SD. Kami selaku orang tua sangat berterima kasih kepada seluruh guru SD Satu Baya MPP yang telah mencurahkan dedikasi, kesabaran, dan kasih sayangnya dalam mendidik anak-anak kami,” ungkap salah satu perwakilan wali murid dengan suara bergetar.
Dengan berakhirnya prosesi ini, para siswa resmi menyandang status sebagai alumni SD Satu Baya MPP. Doa dan harapan terbaik dari para guru serta orang tua mengiringi langkah mereka untuk terus menuntut ilmu, mengukir prestasi, dan menjaga nama baik almamater di jenjang pendidikan berikutnya. (Red)






