SUMBA BARAT DAYA, BTN — (21 Januari 2026) – Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) mengambil langkah konkret dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif. Bertempat di Radamata, Rabu (21/1), Dinas Koperasi menggelar rapat koordinasi bersama puluhan calon peserta pengguna jasa lapak UMKM.
Rapat strategis ini bertujuan untuk menyosialisasikan mekanisme program, serta menyelaraskan pemahaman antara pemerintah dan pelaku usaha mengenai pengelolaan lapak yang diproyeksikan menjadi pusat perputaran ekonomi baru di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Koperasi SBD, YT. Kawi, yang hadir didampingi tim teknisnya, mengungkapkan bahwa kuota yang disediakan bagi para pelaku usaha cukup signifikan.
”Target kita adalah merangkul lebih dari 60 pelaku UMKM untuk menempati fasilitas ini. Fokus utama kami bukan sekadar menyediakan tempat berjualan, tapi memastikan adanya peningkatan kemampuan dan kapasitas usaha secara berkelanjutan,” ujar YT. Kawi di hadapan para calon peserta.
Dalam arahannya, Kadis Koperasi menegaskan bahwa kehadiran lapak UMKM ini diharapkan menjadi jawaban atas kendala klasik yang dihadapi pelaku usaha lokal, yakni akses pasar dan efisiensi produksi.Program ini dirancang sebagai stimulus agar UMKM kita naik kelas. Dengan fasilitas yang lebih representatif, kami ingin membantu para pelaku usaha meningkatkan kualitas produksi sekaligus memperluas jangkauan pemasaran mereka. Harapan besarnya, UMKM SBD menjadi lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” tambahnya optimis.
Bagi para pelaku UMKM yang ingin bergabung dalam program ini, Dinas Koperasi dan UMKM SBD mengimbau untuk segera melengkapi persyaratan administrasi. Informasi lebih lanjut terkait prosedur pendaftaran dapat diperoleh melalui petugas teknis di kantor dinas terkait.
Pewarta: Eman Ledu
Editor: Redaksi Berantas Tipikor News
Biro Sumba Barat Daya






