​BANGGAI KEPULAUAN,BTN — Respons cepat dan dedikasi tinggi kembali ditunjukkan oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Banggai Kepulauan dalam menangani insiden kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menerjang kawasan Desa Manggalai, Kecamatan Tinangkung, pada Senin (19/10/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

​Menerima laporan masyarakat melalui layanan call center sekitar pukul 15.03 WITA, Regu 3 Damkar Bangkep tanpa menunda waktu langsung bergerak menuju tempat kejadian kebakaran (TKK) dengan mengerahkan satu unit armada pemadam utama.

​Operasi pemadaman di lapangan dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Damkar, Saiful Ali, S.H., M.A.P., bersama tim gabungan yang melibatkan unsur TNI, Polri, Polisi Kehutanan (Polhut), TRC BPBD, serta pemerintah desa setempat.

​Peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa kecepatan dalam menerima laporan dan ketepatan mengambil tindakan sangat menentukan keberhasilan dalam mengendalikan kobaran api agar tidak semakin meluas serta mengancam keselamatan masyarakat maupun lingkungan sekitar.

​Selama kurang lebih enam jam, para petugas Damkar bersama tim gabungan berjibaku menahan laju api di tengah kondisi medan yang sulit, dengan total luas area terbakar diperkirakan mencapai 9,37 hektare.

​Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti timbulnya titik api masih dalam proses penelusuran dan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

​Mengingat kondisi yang mulai gelap di malam hari serta demi mempertimbangkan keselamatan seluruh personel di lapangan, operasi pemadaman terpaksa ditunda dan dijadwalkan kembali pada hari berikutnya.

​Sebelum meninggalkan lokasi kejadian, anggota Damkar tetap menyisir area yang telah ditangani guna memastikan seluruh titik api benar-benar padam serta memeriksa kemungkinan adanya sisa-sisa bara api yang tersembunyi.

​Langkah pemeriksaan akhir ini amat krusial dilakukan mengingat karhutla berpotensi besar untuk membara kembali apabila tersulut vegetasi kering dan hembusan angin kencang di sekitar lokasi.

​Di balik aksi penanganan tersebut, tersimpan dedikasi luar biasa dari para petugas yang harus berlapiskan peluh, menembus asap pekat, dan menghadapi risiko keselamatan yang tinggi demi melindungi permukiman serta kelestarian alam.

​Keberhasilan penanggulangan karhutla tentu tidak dapat dibebankan kepada petugas pemadam semata, melainkan membutuhkan kepedulian aktif masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta tidak membuang puntung rokok secara sembarangan.

​Masyarakat diimbau untuk senantiasa waspada dan segera melapor jika melihat asap atau titik api melalui layanan Call Center Damkar Banggai Kepulauan di nomor 0821-7003-4141 yang siaga 24 jam gratis tanpa dipungut biaya.