BATAM, BTN — Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah, Mayjen TNI Rionardo, turun langsung meninjau lokasi rencana pembangunan Markas Kodam (Makodam) XXV/SMR di kawasan Tembesi, Kota Batam, Kepulauan Riau, pada Rabu (21/10/2026) siang. Langkah cepat ini menjadi bukti nyata komitmen jajaran TNI AD dalam mempercepat kesiapan markas komando komando teritorial di wilayah garda terdepan.
Kunjungan lapangan tersebut bertujuan untuk meninjau secara komprehensif calon tapak markas Kodam XXV/SMR sebagai komando kewilayahan termuda di jajaran TNI Angkatan Darat. Pembentukan Makodam baru ini mengemban misi vital dan strategis, yakni menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di sepanjang koridor perbatasan Selat Malaka dan kawasan perairan Laut Natuna.
Dalam peninjauan tersebut, Mayjen TNI Rionardo didampingi langsung oleh Danrem 033/Wira Pratama, Brigjen TNI Bambang Herqutanto. Bersama tim teknis, Pangdam mengamati secara cermat kontur topografi lahan, aksesibilitas jalan utama, kesiapan infrastruktur pendukung, hingga detail rencana zonasi area yang akan dialokasikan untuk markas utama, perumahan prajurit, serta perkantoran operasional.
Mayjen TNI Rionardo menegaskan bahwa kawasan Tembesi dipilih bukan tanpa alasan, melainkan atas dasar pertimbangan taktis dan posisi strategis Kota Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi sekaligus pintu gerbang maritim Indonesia. Pemilihan lokasi ini diproyeksikan dapat menunjang efektivitas respons cepat satuan dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.
”Lokasi di Tembesi ini sangat strategis. Pembangunan Makodam XXV/SMR akan kita laksanakan secara bertahap dan terukur, dimulai dari pematangan lahan hingga penyiapan fasilitas satuan-satuan pendukung. Target kita jelas, agar Kodam XXV/SMR dapat segera beroperasional penuh secara efektif, efisien, dan profesional dalam mengabdi kepada rakyat serta mengawal kedaulatan negara,” ujar Pangdam di sela-sela peninjauan.
Lebih lanjut, Mayjen TNI Rionardo menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menyukseskan pembangunan ini. Ia menyoroti pentingnya membangun sinergi yang kokoh dengan Pemerintah Daerah Provinsi Kepri, BP Batam, instansi terkait, serta seluruh elemen masyarakat agar proses percepatan pembangunan dapat berjalan harmonis dan tepat waktu.
Turut hadir mendampingi Pangdam dalam agenda strategis ini di antaranya para Asisten Kasdam XXV/SMR, Dandim 0316/Batam, serta jajaran pejabat utama di lingkungan Korem 033/WP. Kehadiran para perwira jajaran ini menegaskan kesiapan seluruh lini dalam mendukung realisasi pangkalan baru Kodam XXV/SMR.
Rangkaian kegiatan peninjauan lokasi di kawasan Tembesi tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Dengan dimulainya langkah awal ini, kehadiran Makodam XXV/SMR di Batam diharapkan dapat semakin memperkuat kedaulatan wilayah perbatasan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat di wilayah Kepulauan Riau.






