Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sukabumi, BTN – Bau busuk korupsi dan kolusi menyengat dari proyek pembangunan jalan vital Kadudampit–Sukalarang. (28/7/2025)

Proyek triliunan rupiah dari APBD 2023–2025 ini diduga jadi bancakan oknum tak bertanggung jawab, termasuk LSM yang bermanuver di balik layar.transparansi anggaran omong kosong, intervensi kepentingan disinyalir merajalela.

Tim investigasi media dan LSM KOMPAK Sukabumi temukan banyak dugaan kejanggalan di lapangan. Tak lama usai kunjungan, jagat maya heboh unggahan provokatif dari LSM RIB, menyerang Ketua KOMPAK,

Ayi. Ini jelas upaya busuk membungkam kritik! Siapa beking mereka?
Anggaran proyek ini naik gila-gilaan dari Rp 2,9 miliar (2023–2024, CV Ilham dan CV Jabar Utama) ke Rp 7,1 miliar (2025, CV Tegar),

Padahal proyek sebelumnya mangkrak. Kenaikan tak masuk akal ini teriakkan adanya permainan anggaran kotor melibatkan oknum Dinas PU dan beking LSM.

Ayi, Ketua KOMPAK, geram, “Program pembangunan harusnya untuk rakyat, jangan jadi ladang kepentingan oknum. Kami akan kawal dan bongkar habis!”

Unggahan Dikdik Purnawirawan yang menyerang pihak kritis membuktikan konflik kepentingan busuk di balik proyek ini.

Publik menuntut Dinas PU Sukabumi dan penegak hukum buka semua informasi proyek, termasuk audit. Jika tidak, kecurigaan keterlibatan Dinas PU dalam penyimpangan sistematis akan makin kuat. Transparansi dan kejujuran adalah harga mati!