Scroll Untuk Lanjut Membaca

​MINAHASA TENGGARA, BTN — 22/10/2026, Peristiwa penganiayaan berat kembali memicu keresahan warga di Kabupaten Minahasa Tenggara. Abdul Aziz Tahir (28), warga Desa Borgo, Jaga V, Kecamatan Belang, menjadi korban dugaan penikaman senjata tajam jenis pisau badik saat berada di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Belang pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 18.30 WITA.

​Berdasarkan keterangan dari pihak korban, aksi penganiayaan tersebut diduga kuat dilakukan oleh seorang pria bernama Alan Manimbukude. Akibat serangan mendadak itu, korban menderita luka tusuk yang cukup parah di bagian rusuk sebelah kiri hingga mengenai tulang rusuknya.

​Dampak dari penikaman tersebut membuat korban harus mendapatkan perawatan medis secara intensif. Luka robek sepanjang kurang lebih 3 sentimeter di tubuh Abdul Aziz tersebut harus ditangani medis dengan lima jahitan.

​Tak lama setelah kejadian menakutkan itu berlangsung, ayah korban, Rahman Tahir (52), langsung bergegas mendatangi Polsek Belang pada hari yang sama. Kedatangannya bertujuan untuk melaporkan insiden berdarah yang menimpa sang anak agar segera ditindaklanjuti secara hukum.

​Namun, pihak keluarga korban menyimpan rasa kecewa dan kebingungan mendalam atas respons pihak kepolisian. Hingga saat ini, keluarga mengaku belum menerima Surat Tanda Bukti Laporan (STBL) resmi dari Polsek Belang, sementara pria yang diduga sebagai pelaku dilaporkan telah melarikan diri dan belum diketahui keberadaannya.

​Di tengah masa pemulihan fisiknya, Abdul Aziz berharap penuh kepada aparat penegak hukum untuk memberikan perhatian serius terhadap kasus yang hampir merenggut nyawanya. Ia meminta pihak kepolisian bergerak cepat melacak dan menangkap terduga pelaku yang kini berkeliaran.

​“Saya sangat berharap kepolisian menangani kasus penikaman ini secara serius dan profesional. Terduga pelaku harus segera ditemukan dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Kami meminta agar pencarian terus dilakukan secara intensif sampai keberadaannya terungkap,” tegas Abdul Aziz dengan nada penuh harap.

​Guna mempercepat proses pencarian, foto terduga pelaku—Alan Manimbukude—turut dipublikasikan kepada khalayak umum. Langkah ini diambil sebagai bentuk upaya kolaboratif bersama publik untuk mengumpulkan informasi akurat terkait keberadaan pria tersebut di lapangan.

​Pihak keluarga dan korban mengimbau masyarakat luas yang mengenali, pernah melihat, atau memiliki informasi mengenai keberadaan pria dalam foto tersebut agar segera melapor ke kantor polisi terdekat. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan aksi main hakim sendiri dan menyerahkan seluruh penanganan perkara kepada kepolisian.

​Hingga rilis ini diturunkan, Polsek Belang belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan laporan, status penanganan perkara, maupun upaya perburuan terduga pelaku. Konfirmasi resmi dari pihak kepolisian sangat dinantikan guna menjamin transparansi hukum, kepastian bagi keluarga korban, serta menjaga asas praduga tak bersalah hingga adanya putusan hukum yang berkekuatan tetap.

​Pewarta: Ahmad Tuliabu