Scroll Untuk Lanjut Membaca

​SUMBA BARAT DAYA, BTN — Musibah kebakaran hebat meratakan satu unit rumah milik warga di Kampung Karape Tanah, Desa Weepangali, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur. Peristiwa nahas yang menghanguskan bangunan berukuran 9 x 11 meter tersebut terjadi pada Selasa, 1 September 2026, sekitar pukul 04.00 WITA.

​Kobaran api dengan cepat membesar dan melalap seluruh konstruksi bangunan sebelum sempat dipadamkan oleh warga sekitar. Kejadian yang berlangsung di waktu subuh tersebut membuat pemilik rumah tidak sempat menyelamatkan harta benda mereka dari kejaran “Si Jago Merah”.

​Dampak dari kebakaran ini menimbulkan kerugian materi yang cukup besar bagi korban. Selain kehilangan tempat tinggal, seluruh stok bahan makanan milik keluarga dipastikan ludes terbakar tanpa ada yang bisa diselamatkan.

​Tak hanya bangunan dan bahan pangan, kebakaran tersebut juga memakan korban hewan ternak serta simpanan uang tunai. Pemilik rumah harus kehilangan dua ekor babi, dua ekor kambing, dan uang tunai sebesar Rp 5.000.000 yang ikut hangus dilalap api. Total kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

​Pihak keluarga korban telah melaporkan musibah ini secara resmi ke Polres Sumba Barat Daya. Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran kepolisian bersama Pemerintah Desa Weepangali dan instansi terkait langsung bergerak cepat mendatangi lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

​Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus melakukan penyelidikan di lapangan guna mendalami dan memastikan penyebab utama terjadinya kebakaran tersebut.

​Meski harus menanggung beban berat akibat musibah ini, pihak keluarga korban menyatakan bersikap ikhlas dan menyerahkan sepenuhnya peristiwa tersebut kepada Yang Maha Kuasa. Salah satu anggota keluarga menegaskan bahwa mereka tidak mencurigai atau menuduh pihak mana pun atas kejadian ini.

​Di tengah duka yang mendalam, keluarga sangat berharap adanya uluran tangan dan kepedulian dari pemerintah daerah maupun masyarakat luas untuk membantu meringankan beban hidup mereka pascagejala kebakaran. Peristiwa ini sekaligus menjadi imbauan bersama bagi seluruh warga agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan rutin memeriksa instalasi listrik dan sumber api sebelum beristirahat.

Kabiro SBD, Eman Ledu.