BANGGAI LAUT, BTN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Banggai Laut menegaskan pentingnya pengelolaan dan pemanfaatan aset daerah secara optimal agar dapat memberikan nilai tambah bagi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 10/09/2026
Hal tersebut disampaikan dalam diskusi publik bertajuk “Transformasi Aset Daerah Menjadi Destinasi Produktif Strategis: Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat melalui Pariwisata Berkelanjutan”, yang digelar di Pantai Mato, Kabupaten Banggai Laut, Rabu (9/9/2026).
Kejari Banggai Laut menegaskan, aset daerah yang memiliki potensi ekonomi perlu dikelola secara tepat, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pemanfaatan aset tidak hanya berkaitan dengan aspek administrasi pemerintahan, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Diskusi tersebut mempertemukan sejumlah pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, Forum Tata Ruang, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kantor Pertanahan, Badan Pendapatan Daerah, Dinas Lingkungan Hidup, KNPI, hingga pelaku usaha pariwisata.
Dalam forum itu, berbagai aspek turut dibahas, termasuk kepastian status dan pemanfaatan lahan, tata ruang, kelestarian lingkungan, pengembangan destinasi wisata, serta peluang keterlibatan masyarakat dalam menggerakkan ekonomi lokal.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banggai Laut turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, diskusi dengan konsep yang mempertemukan berbagai pihak seperti ini merupakan langkah positif dan menjadi sesuatu yang baru di Banggai Laut.
Sekda menilai kegiatan tersebut menjadi ruang penting untuk membangun komunikasi dan menyatukan pandangan antara pemerintah, aparat penegak hukum, pelaku usaha, pemuda, serta masyarakat dalam melihat potensi aset daerah dari perspektif yang lebih produktif.
“Kegiatan semacam ini baru pertama kali dilaksanakan di Banggai Laut. Kami memberikan apresiasi karena forum seperti ini dapat membuka ruang diskusi dan kolaborasi dalam mengembangkan potensi daerah, khususnya sektor pariwisata,” demikian inti apresiasi Sekda dalam kegiatan tersebut.
Melalui forum ini, pengelolaan aset daerah diharapkan tidak berhenti pada pencatatan administratif, tetapi dapat diarahkan menjadi sumber ekonomi baru. Pengembangan destinasi wisata yang dikelola secara profesional dan berkelanjutan diharapkan mampu membuka lapangan kerja, menciptakan peluang usaha masyarakat, meningkatkan kunjungan wisatawan, sekaligus memperkuat PAD.
Dengan potensi wisata bahari yang dimiliki Banggai Laut, sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci untuk memastikan setiap aset yang memiliki nilai strategis dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi daerah dan masyarakat.






