Scroll Untuk Lanjut Membaca

BANGKEP, BTN — Gubernur Sulawesi Tengah Dr. Anwar Hafid, M.Si dan Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido didampingi Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady, ST.,MT.,AIFO serta Pejabat Daerah lainnya melakukan kunjungan kerja ke SMA Negeri 1 Tinangkung, Kabupaten Banggai Kepulauan. Kunjungan ini disambut antusias oleh seluruh warga sekolah dan orang tua siswa, serta menjadi momen bersejarah yang memperkuat harapan akan kemajuan pendidikan di wilayah kepulauan, Senin, (26/8/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa kunjungan ini adalah bentuk tanggung jawab moral sebagai pemimpin daerah. “Sejak tahun 2017, pengelolaan SMA, SMK, dan SLB telah menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi. Karena itu, saya ingin melihat langsung kondisi sekolah-sekolah di daerah, termasuk di Banggai Kepulauan ini,” tuturnya.

Gubernur juga memperkenalkan program unggulan “Berani Cerdas” yang berfokus pada pemerataan akses pendidikan. Program ini mencakup tiga hal utama: memastikan seluruh anak usia sekolah mengenyam pendidikan menengah, menjadikan sekolah bebas pungutan, serta menyediakan beasiswa kuliah bagi anak-anak tidak mampu namun berprestasi.

“Tidak boleh ada lagi anak yang tidak sekolah hanya karena tidak memiliki biaya atau seragam. Sekolah harus menerima semua anak. Wajib belajar 12 tahun harus kita wujudkan bersama,” tegas Gubernur.

Dalam program beasiswa “Berani Cerdas”, pemerintah provinsi juga siap menanggung biaya kuliah mahasiswa berprestasi, termasuk yang ingin menjadi dokter, dengan biaya SPP hingga Rp20 juta per semester. “Harapan kita, ke depan satu desa memiliki minimal satu dokter,” tambahnya.

Gubernur juga mengungkapkan kerja sama strategis dengan Universitas Hasanuddin dalam menyediakan akses ke jurusan Teknik Metalurgi dan Teknik Industri. Lulusan program ini dijamin mendapat pekerjaan di kawasan industri besar seperti Morowali. Tahun depan,