Scroll Untuk Lanjut Membaca

​LABOBO, BANGGAI LAUT, BTN – Peta politik tingkat desa di Kecamatan Labobo mendadak menjadi perhatian publik setelah munculnya figur senior dalam bursa Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pergantian Antar Waktu (PAW) Desa Lipulalongo. Momentum demokrasi lokal ini diwarnai dengan hadirnya seorang putra daerah kelahiran 18 April 1970 yang secara resmi menyatakan kesiapannya untuk bertarung demi membawa perubahan positif bagi desa kelahirannya. 26/09/2026

​Keputusan figur kelahiran pertengahan dekade 1970-an tersebut untuk terjun ke dalam panggung kontestasi PAW Kades mengejutkan banyak pihak sekaligus memantik simpati warga setempat. Keterpanggilannya untuk memimpin dipandang sebagai angin segar di tengah kebutuhan masyarakat akan kepemimpinan yang matang, bijaksana, dan berpengalaman dalam mengayomi warga.

​Dalam wawancara khusus melalui sambungan telepon bersama tim media, ia secara terbuka mengungkapkan latar belakang di balik keputusannya untuk melangkah ke pencalonan tersebut. Ia menegaskan bahwa dorongan utama untuk maju sama sekali bukan dilandasi oleh ambisi pribadi atau sekedar mengejar kekuasaan formal semata.

​Menurutnya, langkah berani yang diambilnya tersebut merupakan jawaban atas gelombang aspirasi dan dorongan kuat yang terus berdatangan dari berbagai elemen masyarakat Desa Lipulalongo. Dukungan penuh dari pihak keluarga besar, kerabat dekat, hingga tokoh-tokoh lokal menjadi fondasi utama yang makin memantapkan niat tulusnya untuk mengabdi.

​Menginjak usia yang kian matang, ia menyadari betul bahwa dedikasi terbaik yang bisa ia persembahkan saat ini adalah memberikan kontribusi nyata bagi tanah kelahirannya. Ia merasa memiliki tanggung jawab moral untuk mendedikasikan sisa waktu dan energinya demi mewujudkan kesejahteraan serta kemajuan Desa Lipulalongo yang amat dicintainya.

​Prinsip dasar yang dipegangnya teguh adalah tidak ada kata terlambat bagi siapa saja yang ingin berbuat kebaikan demi kemajuan bersama. Pengalaman hidup serta pemikiran yang matang diharapkan mampu menjadi modal utama dalam mengarahkan tata kelola pemerintahan desa ke arah yang lebih transparan dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

​Ia menekankan bahwa apabila kelak masyarakat memberikan kepercayaan dan amanah kepemimpinan kepadanya, tanggung jawab tersebut akan dijalankan dengan sepenuh hati. Setiap kebijakan yang diusung nantinya dipastikan berfokus pada pembangunan desa yang inklusif serta peningkatan kualitas pelayanan publik bagi seluruh lapisan warga.

​Bagi figur senior ini, kesempatan untuk memimpin desa bukan sekedar menjalankan tugas administratif pemerintahan semata, melainkan juga wadah untuk menanam investasi sosial dan kebaikan. Pekerjaan dan pengabdian tulus yang dilakukannya diharapkan dapat menjadi warisan positif serta bekal keberkahan baginya di masa depan.

​Kehadiran putra daerah kelahiran 1970 ini diprediksi akan membuat dinamika Pemilihan Kepala Desa PAW di Desa Lipulalongo berlangsung semakin menarik dan demokratis. Masyarakat setempat kini menantikan visi, misi, serta program kerja nyata yang akan diusung para kandidat demi menentukan masa depan Desa Lipulalongo yang lebih sejahtera.

​Jurnalis: Daeng Irwan Kumala