SUMBA BARAT DAYA – BTN 30/12/2025-Praktik dugaan pungutan liar (pungli) di tubuh PLN Rayon Sumba Barat Daya kian terang-benderang. Pasca mencuatnya kabar penarikan uang sebesar Rp 250.000 untuk jasa penggeseran meteran listrik, seorang oknum petugas lapangan justru melontarkan pembelaan yang mencederai integritas instansi plat merah tersebut.
Dengan dalih “jasa kerja”, oknum yang enggan disebutkan identitasnya itu secara blak-blakan mengakui penerimaan uang dari pelanggan. “Uang itu adalah jasa kerja kami, bukan pungutan liar,” cetusnya tanpa rasa bersalah.
Pengakuan ini laksana “menepuk air di dulang, terpercik muka sendiri”. Alibi jasa kerja tersebut justru mengonfirmasi adanya praktik transaksi ilegal di luar prosedur resmi PLN. Secara regulasi, penggeseran meteran listrik merupakan bagian dari pelayanan teknis yang mekanismenya harus melalui permohonan resmi dan pembayaran via Payment Point Online Bank (PPOB), bukan transaksi “di bawah tangan” antara petugas dan pelanggan.
Sesuai aturan, petugas lapangan adalah kepanjangan tangan negara yang sudah digaji untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Meminta uang tambahan dengan label “jasa kerja” jelas merupakan bentuk gratifikasi dan pemerasan secara halus yang sangat membebani masyarakat.
Munculnya pengakuan ini melempar bola panas ke meja Manajemen PLN. Publik kini bertanya-tanya.Apakah manajemen membiarkan “budaya” uang lelah ini mengakar di lapangan?
Sejauh mana pengawasan internal dilakukan terhadap oknum-oknum yang merusak citra perusahaan?
Jika perbaikan dan pemeliharaan adalah kewajiban petugas, maka meminta imbalan tambahan adalah pelanggaran berat. Masyarakat SBD menuntut transparansi total. Jangan sampai slogan “PLN Berintegritas” hanya menjadi hiasan dinding di kantor-kantor tanpa implementasi nyata di lapangan.
Manajemen PLN harus segera bertindak tegas. Jika oknum-oknum “haus jasa” ini dibiarkan, maka kepercayaan publik terhadap PLN akan berada di titik nadir. Jangan biarkan rakyat kecil terus menjadi sapi perah di tengah beban hidup yang kian mencekik.
Berantas TipikorNews
Lugas, Tajam, Terpercaya
Kabiro SBD: Eman Ledu






