SUMBA TIMUR –BTN 25/01/2026 Terbentang luas di Desa Kabaru, Kecamatan Rindi, Pantai Nusa menyimpan potensi besar untuk menjadi magnet baru pariwisata di Kabupaten Sumba Timur. Dengan panorama alam yang eksotis, pantai ini diprediksi mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan devisa negara.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

​Namun, keindahan tersebut seolah masih terbelenggu oleh minimnya fasilitas penunjang. Harapan besar kini disandarkan pada pemerintah daerah untuk menyulap potensi ini menjadi destinasi unggulan yang kompetitif.

​Marten Luther Lodo Ola, salah satu tokoh warga setempat, mengungkapkan bahwa faktor utama yang menghambat kemajuan Pantai Nusa adalah ketiadaan infrastruktur dasar. Dalam wawancaranya bersama media Berantastipikornews, ia menekankan bahwa wisatawan membutuhkan kenyamanan yang hanya bisa dicapai jika kebutuhan fundamental terpenuhi.

​”Kami memohon perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, khususnya Dinas Pariwisata. Air bersih dan listrik adalah urat nadi pariwisata. Tanpa dua hal krusial ini, sangat sulit bagi kami untuk menarik kunjungan wisatawan secara masif dan berkelanjutan,” tegas Marten.

​Masyarakat Desa Kabaru berharap Dinas Pariwisata tidak hanya melihat Pantai Nusa sebagai aset di atas kertas, tetapi segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh. Langkah nyata dalam perbaikan tata kelola dan penyediaan fasilitas publik menjadi kunci utama agar pantai ini tidak sekedar menjadi “potensi yang tertidur”.

​Pengembangan Pantai Nusa dinilai sebagai investasi strategis. Jika dikelola dengan visi yang tepat, destinasi ini tidak hanya akan mempercantik peta pariwisata Sumba Timur, tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal.

​Dukungan sinergis antara pemerintah, swasta, dan masyarakat sangat diperlukan untuk memastikan Pantai Nusa siap menyambut dunia.

​Kontributor: Piter (Media BTN)