BANGGAI KEPULAUAN – BTN 05/01/2026-Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Desa Tunggaling, Kecamatan Peling Tengah, saat keluarga besar, rekan sejawat, dan masyarakat melepas kepergian Almarhum Sepdin Ndekano ke peristirahatan terakhir pada Senin (05/01/2026).
Almarhum, yang menjabat sebagai Kepala SDN Kayubet (Kecamatan Bulagi), mengembuskan napas terakhir pada Minggu malam pukul 21.30 WITA di rumah duka setelah berjuang melawan sakit infeksi paru-paru. Almarhum merupakan sosok ayah dari Prasis Andika S. Ndekano, yang saat ini tengah menempuh pendidikan TNI AD di Pusdik Hub Bandung.
Prosesi pemakaman dimulai pukul 13.00 WITA dengan ibadah pelepasan yang dipimpin oleh Pdt. Tuni Keaman, S.Pd.K. Kehadiran pelayat meluap, mulai dari Keluarga Besar Ndekano asal Desa Tolon dan Desa Bangunemo, hingga jajaran staf Kecamatan Peling Tengah.
Sebagai bentuk apresiasi tertinggi atas pengabdiannya sebagai ASN, PGRI Peling Tengah menggelar upacara penghormatan khusus. Rekan-rekan guru dan sejawat yang mengenakan seragam batik PGRI berbaris memberikan penghormatan terakhir di hadapan peti jenazah yang diselimuti bendera Merah Putih.
Di mata rekan sejawat, Almarhum dikenal sebagai sosok pimpinan yang berdedikasi tinggi di dunia pendidikan Banggai Kepulauan. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi istri, Ny. Esni Sadia, serta ketiga putranya: Fredy Eduar Tanto Ndekano, Irvan Ndekano, dan Andika S. Ndekano.
”Kami kehilangan salah satu putra terbaik daerah di bidang pendidikan. Beliau bukan hanya seorang kepala sekolah, tapi juga mentor bagi kami semua,” ujar salah satu perwakilan guru di lokasi.
Meski diliputi kesedihan, pihak keluarga telah menyampaikan kabar duka ini kepada satuan Pusdik Hub AD di Bandung, tempat putra bungsu almarhum tengah mengabdi kepada negara. Seluruh rangkaian prosesi berjalan lancar hingga selesai pada pukul 16.00 WITA, diiringi doa agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Jein






