Scroll Untuk Lanjut Membaca

Bogor, BTN – Pemerintah Desa (Pemdes) Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, resmi merealisasikan Bantuan Keuangan (Bankeu) khusus akselerasi pembangunan pedesaan Tahun Anggaran 2026. Program ini mencakup pembangunan fisik maupun nonfisik sebagai bentuk komitmen Pemdes Sentul dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan administrasi bagi masyarakat. 30/10/2026

Kegiatan launching atau peluncuran program tersebut ditandai dengan seremoni di Kampung Cikeas, Kamis (29/10), yang dihadiri langsung oleh Camat Babakan Madang beserta jajaran, Kepala Desa Sentul beserta perangkatnya, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Kepala Desa Sentul, R. Alex Sandi Ridwan, S.IP., menjelaskan bahwa alokasi Bankeu T.A. 2026 ini difokuskan pada sektor infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Untuk bidang fisik, anggaran diarahkan pada pengaspalan jalan desa di dua titik. Sementara itu, bidang nonfisik mencakup penataan kawasan Dayeuh Pajajaran (meliputi pagar bambu, pos ronda, gapura, sarana pendukung lainnya, serta pengelolaan sampah).

Selain itu, program ini juga mendanai digitalisasi data desa, program Sasardesa (Satu Desa Satu Sarjana), serta penyediaan BPJS Ketenagakerjaan bagi para pekerja rentan.

Alex merinci bahwa proyek pengaspalan tersebut memiliki volume panjang 240 meter, lebar 3 meter, dan ketebalan 0,03 meter.

“Di Kampung Cikeas ini merupakan titik pertama pelaksanaan pengaspalan serta penataan Dayeuh Pajajaran beserta sarana lainnya. Pengerjaan ini menggunakan pagu anggaran sebesar Rp229.500.000 dari termin pertama,” ungkap Alex usai kegiatan.

Ia menerangkan, total Bankeu yang diterima Desa Sentul mencapai Rp1,5 miliar (sudah termasuk pajak) yang dicairkan secara bertahap, yakni termin pertama sebesar 60 persen dan termin kedua 40 persen.

Alex menegaskan bahwa seluruh pengerjaan proyek dilakukan secara swakelola, mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup) Bogor Nomor 83 Tahun 2020 tentang Pedoman Bantuan Keuangan Infrastruktur Desa.

“Pembangunan ini kami laksanakan secara swakelola sesuai peraturan yang berlaku demi memaksimalkan pemanfaatan sumber daya yang ada di desa secara bergotong royong, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong pemberdayaan masyarakat setempat,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Alex turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas program inovatif dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu pihak desa dalam mengakselerasi pembangunan wilayah.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan keuangan dari Bupati dan Wakil Bupati. Dengan dukungan ini, kami dapat melakukan pembangunan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Alex berharap infrastruktur jalan yang lebih baik tersebut dapat memperlancar mobilitas harian warga sekaligus mendongkrak perekonomian lokal.

“Semoga manfaat dari pembangunan ini bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya dalam peningkatan ekonomi wilayah dan kesejahteraan warga,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Babakan Madang, Iskandar, S.IP., menilai program Bankeu merupakan strategi jitu Pemkab Bogor untuk mengakselerasi pembangunan infrastruktur jalan sekaligus meningkatkan tarap pendidikan masyarakat ditingkat desa.

“Pemerintah desa sangat terbantu dengan program strategis ini. Mereka dapat melakukan pembangunan yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga meningkatkan pendididikan warga didesa melalui program sasardesa. Semoga ke depan bantuan ini terus berlanjut agar desa-desa bisa berkembang menjadi lebih baik lagi,” pungkas Iskandar.(Rossa).