LUWUK, BANGGAI – BTN 02/01/2026-Semangat membangun tanah kelahiran kini hadir melalui kekuatan pena dan keterbukaan informasi. Rahmat Bakari, putra asli Longkoga Timur, Kecamatan Bualemo, menyatakan kesiapannya menjadikan dunia jurnalistik sebagai instrumen vital dalam mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

​Bagi Rahmat, media bukan sekedar wadah pemberitaan, melainkan garda terdepan yang memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal kebijakan pemerintah agar benar-benar menyentuh masyarakat hingga ke pelosok desa.

​Langkah besar Rahmat tidak muncul secara instan. Berawal dari ketertarikannya mengamati dinamika informasi di berbagai platform media sosial nasional dan lokal, ia menyadari bahwa daerah seperti Banggai memerlukan corong informasi yang lebih kuat, berintegritas, dan progresif.

​Keyakinan itulah yang mendorongnya mendirikan dua portal berita sekaligus. Sultengsatu.com dan Sultengsatunews.com.​”Sebagai putra daerah dari Bualemo, saya merasakan betul betapa pentingnya arus informasi yang sehat. Melalui SultengSatu.com, kami ingin memastikan bahwa aspirasi pembangunan di Longkoga Timur, Bualemo, hingga seluruh wilayah Banggai, sampai ke telinga pemerintah pusat maupun daerah,” tegas Rahmat Bakari.

​Rahmat menekankan bahwa visinya ke depan adalah menjadikan media sebagai mitra kritis pemerintah. Fokus utamanya meliputi.​Akselerasi Pembangunan Daerah,Mendorong pemerintah agar lebih responsif terhadap kebutuhan infrastruktur dan kesejahteraan di setiap kecamatan.

Tidak hanya mengangkat masalah, tetapi juga menyajikan data dan narasi yang bisa menjadi dasar kebijakan publik. Memberikan ruang bagi potensi-potensi daerah di Kabupaten Banggai agar dikenal secara luas di tingkat nasional.

​Kehadiran Sultengsatu.com dan Sultengsatunews.com diharapkan menjadi angin segar bagi transparansi dan kemajuan di Sulawesi Tengah. Dengan latar belakang sebagai putra daerah yang memahami denyut nadi masyarakat bawah, Rahmat optimis medianya akan menjadi “jembatan” yang kokoh antara rakyat dan penguasa.

​”Keberanian saya mendirikan media ini adalah bentuk pengabdian. Saya ingin jurnalisme menjadi garda terdepan dalam memastikan pembangunan di Banggai tidak hanya merata, tapi juga tepat sasaran,” tutupnya.

Red