Langata, SBD – Pemerintah Desa Karuni menegaskan komitmennya dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan anak usia dini di wilayah pelosok. Hal ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Karuni, Melkisedek Geli, saat memberikan pesan motivasi dalam acara Perpisahan dan Pelepasan Siswa-Siswi Pendidikan Anak Usia Dini Kelompok Bermain (PAUD KB) Alfa dan Omega, pada Jumat (26/06/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat di Gedung PAUD KB Alfa dan Omega Dusun 4 Langata, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) ini, dihadiri oleh jajaran guru, orang tua/wali murid, seluruh siswa-siswi, serta sejumlah elemen masyarakat dan tamu undangan.
Dalam coretan sambutannya, Sekdes Karuni, Melkisedek Geli, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh dewan guru dan orang tua murid. Ia memuji dedikasi dan kesabaran kolektif yang telah ditunjukkan dalam mendampingi serta mendidik anak-anak selama satu tahun penuh di lembaga tersebut.
”Anak-anak kita ini adalah generasi penerus dan masa depan Desa Karuni. Apa yang mereka pelajari dan dapatkan hari ini merupakan modal utama untuk menjadi orang-orang hebat di esok hari. Karena itu, jangan pernah ada rasa malu atau berkecil hati hanya karena bersekolah di desa,” ujar Melkisedek membakar semangat.
Lebih dalam, Melkisedek menekankan betapa krusialnya menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan sejak usia dini. Menurutnya, masa emas anak-anak harus diisi dengan stimulasi pendidikan yang tepat agar tumbuh kembang mental dan intelektual mereka berjalan optimal.
”Fondasi karakter, budi pekerti, dan logika berpikir itu esensinya dibangun sejak dari bangku PAUD. Jika fondasi di tingkat awal ini sudah kokoh, maka saat anak-anak kita melangkah masuk ke jenjang Sekolah Dasar (SD), mereka tidak akan ketinggalan,” tegasnya.
Dirinya pun menaruh harapan besar agar PAUD KB Alfa dan Omega tidak cepat puas dengan pencapaian yang ada saat ini. Lembaga ini didorong untuk terus berbenah secara berkelanjutan, baik dari segi peningkatan kompetensi guru, pembaruan metode belajar, hingga pemenuhan sarana prasarana.
Harapan tersebut ditegaskannya bukan tanpa alasan. Melkisedek menginginkan agar lembaga pendidikan di tingkat desa memiliki standar kualitas yang tidak kalah dengan wilayah urban. “Dan yang terutama, kita ingin agar ke depan PAUD Alfa dan Omega ini dapat bersaing secara kualitas dengan PAUD-PAUD yang ada di kota,” ungkapnya singkat namun sarat target.
Guna mewujudkan target besar tersebut, Sekdes memastikan bahwa Pemerintah Desa Karuni tidak akan tinggal diam dan bakal terus mengawal serta mendukung penuh setiap program penguatan kapasitas PAUD.
Pihak pemerintah desa membuka pintu lebar-lebar bagi pengelola lembaga untuk mengajukan program-program strategis demi kemajuan pendidikan anak usia dini. Perencanaan yang matang dari tingkat bawah diharapkan dapat diakomodasi melalui mekanisme reguler desa.
”Jika ke depan ada usulan untuk program pelatihan peningkatan kapasitas guru atau pengadaan Alat Peraga Edukatif (APE), silakan usulkan dan ajukan lewat Musyawarah Desa (Musdes). Kami dari pemdes siap memfasilitasi sepanjang hal tersebut terakomodasi di dalam APBDes,” pungkasnya meyakinkan.
Setelah rangkaian sambutan dan arahan usai, momen kebersamaan tersebut dilanjutkan dengan prosesi sakral penyerahan tanda kelulusan kepada para siswa secara simbolis, dan ditutup dengan sesi foto bersama guna mengabadikan momen berharga tersebut.
Kabiro SBD: EMAN LEDU






